Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

ASIS JANIS : Kadis DKP Sangihe Asbun

Tahuna, detiKawanu.com - Kepala Dinas yang notabene adalah kabinet pilihan untuk mensukseskan program pemerintah daerah harusnya menguasai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Pasalnya, ada oknum Kadis yang tidak menguasai Tupoksi.

Alhasil, hal ini membuat Bupati Sangihe  Jabes E Gaghana SE ME sempat berang.
Tak lain adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Ernist H Unas yang sempat membuat Bupati 'marah'  akibat asal bunyi (Asbun) ketika memimpin pelaksanaan Rapat Persiapan Festival Pesona Sangihe (FPS), akhir pekan lalu.

Dimana dalam pelaksanaan rapat yang maksud Unas jutrus memberikan jawaban yang tidak riil, bahkan tak masuk akal soal jumlah armada pajeko di Kelurahan Tidore. Unas sempat menyebutkan hanya 5 unit saja jumlah Pajeko di Kelurahan Tidore. Padahal fakta di lapangan justru ada 13 armada pajejo yang beroperasi dimana 10 unit milik masyarakat nelayan dan 3 unit bantuan Pemkab Sangihe.

Dengan hal ini Ketua LSM Lapek H Asis Janis angkat bicara dan meminta Bupati Sangihe harus memberikan tindakan tegas untuk segera melakukan pencopotan kepada Unas.

"Jelas yang bersangkutan tidak mampu menjalankan Tupoksinya," ungkap Janis.

Janis juga mengatakan bukan hanya sekali ini Unas melakukan pelanggaran fatal terkait dengan Tupoksi. 

"Sebelumnya Unas juga sering mangkir dalam pelaksanaan Rapat persiapan FPS, padahal yang bersangkutan punya tanggungjawab besar dalam suksesnya FPS sebab ada 3 lomba yang menjadi tanggungjawabnya," tegas Janis kembali.

"Saya meminta untuk Copot?. Di depan Bupati saja Unas bisa berdusta dan membohongi pimpinan daerah, bagaimana dalam kesehariannya yang notabene berhadapan dengan masyarakat. Tupoksi tidak memahami dan berani mendustai pimpinan daerah, saya kira ini pelanggaran fatal," kunci Janis. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 03 September 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional