Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Roskonedi Tatap Muka Bersama Pemerinta Kabupaten Sangihe

Tahuna, detiKawanua.com - Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, M. Roskonedi, di Kabupaten Sangihe Rabu (8/8), sekaligus tatap muka bersama Pemerintah Kabupaten Sangihe di ruang serbaguna Rumah Jabatan Bupati.

Wakil Bupati Helmud Hontong SE dalam sambutanya, sehubungan dengan kunjungan kerja Kejati Sulawesi Utara atas nama pemerintah Kabupaten Sangihe dan masyarakat menyampaikan selamat datang di tana tampungang lawo serta memberikan apresiasi dan penghargaan atas Kunker Kajati di Kabupaten Sangihe, sambil menikmati alam yang indah serta masyarakat yang santun, berbudaya dan beraneka ragam.

"Strategi dalam rangka membangun kemitraan dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kita di Kabupaten Sangihe," kata Hontong.

Lanjut dikataknya, situasi dan kondisi ini menjadi energi positif dan sumber indpirasi dalam tugas di Sangihe yang merupakan bagian internal dari Provinsi Sulut, dalam rangka mempercepat akselerasi di Kabupaten Sangihe.

"Kami sepakat bahwa pemerintahan saat ini Kabupaten Sangihe daerah perbatasan NKRI sebagai gerbang maritim Indonesia yang maju sejahterah dan mandiri. Dijabarkan melalui misi pimpinan daerah dikenal dengan sebutan sapta karya," katanya.

"Visi dan misi diatas menjadi pijakan dasar yang akan diaktualisasikan oleh seluruh OPD dan merumuskanya melalui implementasi program dan kegiatan masing-masing," tambah Hontong.

Sementara itu, Kepala Kajati Sulut M Roskonedi mengatakan, kedatanganya ke Sangihe dalam rangka Kunker Kajat Sulut ke wilayah hukum Kekaksaan Negeri se Sulut, dan di Sangihe merupalan Kunker yang ke delapan kalinya.

"Ini merupakan pertama kali melakukan Kunker ke Sangihe," ucap Roskonedi.

Diungkapkanya, ada beberapa hal yang akan saya sampaikan selaku Kejaksaan Tinggi yang merupakan salah satu aparat penegak hukum di wilayah Sulut. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Kejaksaan yang selama ini menarik perhatian bukan hanya masyarakat tetapi juga pimpinan adalah tindak pidana korupsi oleh kejaksaan.

"Susuai dengan UU nomor 16 tahun 2004 Kejaksaan diberikan kewenangan untuk menangani peekara tipikor. Nantinya tindak pidana korupsi akan menjadi salah satu tugas kejaksaan," beber dia.

Tambanya, permasalahan selama ini yang mencuat keatas adalah banyak OPD yang komplit terhadap kehadiran kejaksaan. Mereka merasa kwatir, takut untuk melaksanakan pencairan sehingga pembangunan di daerah menjadi terhambat.

"Bahwa kejaksaan sebagai penegak huk tidak boleh mempidanakan kebijakan pemerintah daerah dan jangan sampai membuat gaduh di daerah," tukasnya. (js) 

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 09 Agustus 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional