Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pemprov Sulut Suport Olahraga Yongmoodo, Pangdam Aritonang: Semoga Lahirkan Atlit-Atlit Berprestasi

Manado, detiKawanua.com - Olahraga beladiri Yongmoodo dipandang penting untuk dikembangkan di Provinsi Sulut. Demikian diungkapkan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang, saat menghadiri Upacara Pembukaan Kejuaraan Beladiri YONGMOODO Pangdam XIII/Mdk CUP Tahun 2018 di Atrium Megamall Manado, Selasa (28/08), mengungkapkan bahwa olahraga tersebut berimplikasi pada kesehatan tubuh dan jiwa, karena Yongmoodo merupakan olahraga beladiri yang berasal dari Korea dengan keunikan untuk pengembangan mental dan kualitas diri.

“Beladiri ini juga menekankan pada kesanggupan atlit untuk menjaga kepribadian, mengasah mental dan fisik, belajar dari alam, menjaga sopan santun dan menguasai diri,” jelas Humiang.

“Kepada pengurus Federasi Yongmoodo Sulawesi Utara agar semakin menguatkan tekad untuk bekerja keras dan menjaga kesolidan organisasi serta mampu menciptakan terobosan baru dalam rangka mengembangkan prestasi para atlit,” ungkapnya.

Lanjutnya menyampaikan kepada para atlit untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, dan jadikan kegiatan ini sebagai wahana dalam menjalin persahabatan dan persaudaraan, serta hindari tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan antar sesama atlit.

“Seorang pemenang sejati tidak akan pernah berhenti berusaha, dan orang yang berhenti berusaha takkan pernah menjadi seorang pemenang, karena hasil tidak akan pernah menghianati proses,” pungkasnya.

Sementara itu Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang dalam arahan sambutannya mengungkapkan kegiatan ini juga akan dapat menjaring atlit yang berbakat dan bersemangat.

“Diharapkan dapat melahirkan atlet Yongmoodo yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Terima kasih pula bagi para undangan yang telah turut hadir semoga kehadiran saudara-saudara
sekalian dapat membangkitkan semangat para atlit Yongmoodo untuk bertanding
sebaik mungkin demi meraih prestasi
yang terbaik," terang Pangdam.

Sebagai salah satu cabang olahraga
beladiri yang relatif masih baru,
Yongmoodo memang belum terlalu
populer di kalangan remaja dan pemuda Indonesia. Namun jika menilik dari
sejarah didirikannya olahraga beladiri
Yongmoodo ini, yakni dikembangkan
oleh Yongin University di Korea Selatan, maka Yongmoodo seharusnya dapat
menarik minat kelompok pelajar/
mahasiswa, karena Yongmoodo telah
melalui proses penelitian dan pengujian yang ilmiah.

Salah satu upaya untuk lebih
memopulerkan olahraga beladiri ini
adalah melalui penyelenggaraan Kejuaraan Yongmoodo, sekaligus sebagai ajang membangun prestasi bagi para atlit Yongmoodo dan mendorong minat generasi muda untuk berolahraga, serta menggairahkan semangat berolahraga dan berkompetisi guna meningkatkan daya saing para atlit sekalian dengan
memperbanyak jam terbang bertanding.Di samping itu, kejuaraan Yongmoodo ini juga dapat menjadi tolok ukur
pembinaan Yongmoodo di tingkat Pengurus
Cabang Yongmoodo Kabupaten/Kota sebagai masukan bagi pembina Federasi Yongmoodo Indonesia dalam menentukan kebijakan pembinaan latihan Yongmoodo di masa mendatang.

Semoga Kejuaraan Yongmoodo
Pangdam XIII/Merdeka Cup Tahun 2018 ini dapat menjaring bibit-bibit atlit
Yongmoodo yang berbakat dan
bersemangat, karena bagaimanapun
juga, selain latihan yang efektif dan efisien sehari-hari, pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan juga
sangat mempengaruhi keberhasilan para atlit untuk berprestasi.
Oleh karena itu, sangat diharapkan bahwa Kejuaraan ini akan melahirkan atlit-atlit Yongmoodo yang berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.Hal ini selaras dengan tema kegiatan “Melalui Kejuaraan Yongmoodo Pangdam
XIII/Merdeka Cup Tahun 2018, Mari Kita Tingkatkan Semangat Juang Sejati untuk Mendulang Medali demi Kejayaan Olahraga Yongmoodo.”

Penyelenggaraan Kejuaraan ini juga
merupakan salah satu upaya Kodam
XIII/Merdeka untuk turut serta menggugah dan menggairahkan semangat  berolahraga dan berprestasi masyarakat Indonesia, sekaligus merupakan salah satu wujud pembinaan teritorial dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.Hadirin dan peserta Kejuaraan Yongmoodo yang saya hormati,berkenaan dengan penyelenggaraan Kejuaraan Yongmoodo Pangdam XIII/Merdeka Cup Tahun 2018 ini, atas nama pribadi dan selaku Pangdam XIII/
Merdeka, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada
segenap Panitia dan seluruh peserta
atas partisipasinya untuk menyukseskan gelaran Kejuaraan Yongmoodo ini.

Kepada para peserta Kejuaraan,
junjung tinggi sportifitas, jaga “fair play”
dalam setiap fase pertandingan, dan ikuti seluruh prosedur dan mekanisme pertandingan/kejuaraan agar semua dapat berjalan dengan tertib, lancar dan aman.
Atlit yang menang harus menghormati yang dikalahkan dan sebaliknya, atlit yang kalah juga harus mengakui dengan ikhlas keunggulan atlit lawannya.

Kepada penyelenggara, perhatikan
faktor keamanan dan keselamatan
peserta Kejuaraan dengan terus
memantau keseluruhan pelaksanaan
Kejuaraan secara cermat. Siapkan
beberapa alternatif untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk demi kelancaran pelaksanaan Kejuaraan ini.
Akhirnya, marilah kita berdoa
kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa diberikan petunjuk, bimbingan
dan lindungan demi kelancaran penyelenggaraan Kejuaraan Yongmoodo ini.
Selamat Bertanding,”
kunci Jendral Bintang Dua itu.

Turut hadir dalam pelaksanan pembukaan Iven tersebut diantaranya,
 Kapolda Sulawesi Utara;
 Danrem 131/Santiago, Danlantamal
VIII/Manado, Danlanudsri Manado;
 Walikota Manado beserta FKPD;
 Irdam, Staf Ahli, para Asisten dan
Kabalak Dam XIII/Merdeka;
 Kadispora Provinsi Sulawesi Utara;
 Ketua KONI Sulawesi Utara;
 Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia
Provinsi Sulawesi Utara.
 Penyelenggara, pendukung dan
peserta Kejuaraan Yongmoodo
Pangdam XIII/Merdeka Cup.

(IsJo/hs/bag Pengdam XIII/mdk)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 28 Agustus 2018 , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional