Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

LUMOWA : " Basarnas Minsel Butuh Kerja sama Soal Latihan Simulasi Penanganan Gempa ".



MINSEL, detikawanua.com - Program tinggallah program jika tidak di topang semua lapisan masyarakat apalagi ini berkaitan dengan Kemanusiaan ,Hal ini yang menjadi fokus perhatian dari Badan SAR Nasional ( Basarnas ) Pos Minahasa Selatan ( Minsel )

Pasca Gempa Bumi Di Lombok NTB Banyak masyarakat mempertanyakan sejauhmana Minsel dapat meminimalisir dampak Bencana Gempa Bumi dengan Cepat apalagi soal Korban jiwa atas Kejadian alam berkaca dari korban yang tidak sedikit di Lombok NTB

Salah satu masyarakat Amurang Maudy Tumiwa pertanyakan kesiapan Minsel soal Bencana Gempa bumi mengingat Sulawesi Utara (Sulut), sangat rawan dengan bencana gempa bumi dan gelombang tsunami karena Sulut terletak di pertemuan 3 lempeng dan 6 patahan aktif.

" Kesiapan secara personil dan peralatan canggi soal keselamatan diri dan untuk meminimalisir dampak Bencana Alam apakah Minsel sudah siap minimal bisa membantu keselamatan diri dan orang lain di sangat genting saya kira sebagai masyarakat kami butuh latihan khusus mengenai dasar - dasar atau simulasi gempa " ujar Tumiwa


Kepala Basarnas Pos Minahasa Selatan Steven Lumowa SIP dengan tegas menyatakan Secara personil Basarnas memang sangat minim namun Penanganan Bencana Gempa bisa dilakukan oleh masyarakat asal sesuai dengan Standart Penyelamatan Dan ini perlu ada pelatihan khusus

" saya kira perlu ada pembekalan khusus bagi masyarakat disamping itu ada evakuasi dini jika Gempa terjadi dan juga pasca gempa ada prosedur penyelamatan yang harus memerlukan pelatihan dan tidak terkecuali semua masyarakat bisa melakukan latihan ini dan kami siap " papar Lumowa

Kepala Birokrat Kabupaten Minsel dalam hal ini Sekda Drs Danny Rindengan MSi mengakui tugas penyelamatan diri maupun orang lain di saat Gempa Bumi itu bukan hanya tugas BPBD atau BASARNAS tapi  memerlukan Latihan khusus sebagai bagian dari Simulasi namun perlu bagi semua masyarakat

" memang latihan khusus penyelamatan diri dan orang lain di saat gempa terjadi sangatlah penting dan juga pasca gempa sangatlah butuh kesiapan dari kita semua masyarakat dan usulan untuk Dilakukannya Pelatihan dini itu sangat penting berkaca dari Gempa Lombok NTB, " ucap Rindengan

Rindengan berharap di tahun mendatang ada penataan anggaran khusus soal pelatihan untuk kesiapan dini menghadapi Gempa dan perlu kerja sama kita semua. Tamba Rindengan.
(Vandytrisno )

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 24 Agustus 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional