Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Duet Tjahjo dan OD-SK Ini Bakar Semangat Ribuan Kader PDI P Minut

Minut, detiKawanua.com - Hadir memberikan wejangan kepada 1.400 kader dari tingkat PAC, Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam kegiatan Rapat Koordinasi Diperluas dan Pendidikan Politik pada Kamis (30/08) sore tadi di Rumah Rakyat Sekertariat DPD PDI Perjuangan Sulut, mantan Sekjen yang merupakan politisi tulen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo telah menyampaikan pendidikan politik kepada para peserta yang hadir. Sejumlah garis penting yang disampaikan sebagai motivasi maupun mengingatkan soal bagaimana langkah, proses dan menjaga partai hingga Bangsa Indonesia.

Tjahjo dalam mengawali materinya menghimbau untuk selalu mampu menjalin sinergi dan membangun pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulut.

"PDI P sebagai partai pemenang tahun 2014 mempunyai target, sama halnya dengan di Sulut ini minimal 3 plus kursi itu sudah pas. Ini kita harua membangun sinergi bersama. Untuk Pileg dan Pilpres tahun ini sudah berjalan dengan lancar. Dimana 514 Kab Kota dan 300 provinsi di Indonesia sudah menjalankan tahapan-tahapannya," terangnya.

Lanjutnya untuk Provinsi Sulut ini sudah ditargetkan oleh ketua DPD Sulut (Olly Dondokambey) masuk di 19 porsi di Indonesia (untuk kemenangan PDI Perjuangan) yang keadaan itu hal normal.

"Kita harus solid. Apalagi ada kekuatan di Sulut baik Parpol (koalisi) dan juga sinergitas Ormas. Untuk apa kita harus menang dan Jokowi harus dua periode? karena utamanya harus komit dalam pembangunan infrastruktur, ekonomi dan nawacita dari Jokowi. Semua sudah terhubung infrastruktur semua, baik infrastruktur ujung pulau pesisir. 184 kecamatan sudah terbangun gerbang perbatasan, puskesmas, sekolah, pengamanan, hingga jalan-jalan," terang Tjahjo.

Menurutnya, pebangunan infrastruktur di Sulut sudah sangat pesat, begitupun dengan turis wisatawan yang mengangkat perekonomian. apakah sudah puas sampai disitu?

"Tentu tidak, perkembangan yang maju dan pesat di Sulut ini telah kita bahas bersama dengan pak Gubernur. Begitupun soal kenapa harga kopra, pala, cengkeh turun? ini harus dicermati dengan baik. Saya sarankan juga bagi para caleg PDI Perjuangan mengundang pakar-pakar ekonomi untuk bahas bersama juga," himbaunya.

Politisi handal PDI Perjuangan itu juga membenarkan Provinsi Sulut, menjadi Provinsi yang kerukunan beragama, infrastruktur serta keindahannya sangat bagus namun juga Provinsi Sulut merupakan daerah yang rawan bencana.

"Hati-hati dan ini tugas dari kepala daerah, anggota DPRD dan kita semua harus mengantisipasinya dengan anggaran yang ada harus menjadi antisipasi awal. Masyarakat Sulut harus siap siaga dalam segala hal termasuk tantangan terorisme juga masuk baik itu organisasi geng motor, ormas dan lain-lain," ungkapnya sembari menambahkan tidak ada yang dilarang untuk mendirikan ormas, silahkan apalagi di Sulut itu ada ormas keagamaan jadi para kepala daerah harus membangun sinergitas.

"Penting ini dilakukan, untuk kesatuan NKRI yang menjadi lawan kita adalah kelompok dan perorangan yang ingin merusak kesatuan bangsa Indonesia dan terutama di Sulawesi Utara. Selama Bangsa Indonseia ada itu terus PDI Perjuangan tetap ada! Saya selaku kader, siap menjaga partai ini sampai kiamat, dan melawan semua hal yang ingin merusak bangsa Indonesia. Pesan saya Jaga Provinsi Sulut untuk keamanan, Kerukunan keberagamanan dan persatuan Indonesi. Sebagai motivasi, jangan pernah puas jika menjadi anggota DPR kalaupun bisa sampai mati anggota DPR dengan tugas menjalankan tugas partai dan menjaga ideologi martabat partai dan Bangsa Indonesia," tandas Tjahjo yang juga sekarang menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey menyampaikan bahwa dirinya bersyukur dan berterima kasih karena mendapat arahan langsung dari mantan Sekjen PDI P itu yang juga merupakan kader partai dengan pendidikan politik.

"Bagaimana 10 tahun PDI P pernah menjadi partai oposisi dari pemerintah (dulu). Sekali menang bagaimana untuk menang dengan perjuangan yang lebih berat kedepan dalam memenangkan Presiden Jokowi. Bagaimana kita bersama-sama membesarkan partai PDI Perjuangan di Sulawesi Utara melalui para caleg-caleg. Jadi kalau kita mau menjadi hal-hal besar, seperti kegiatan didatangi langsung oleh pak Tjahjo maka mari kita terus membesarkan PDI Perjuangan," pesan Olly yang juga sebagai Gubernur Sulut.

Sementara itu Wakil Ketua DPD PDI P Sulut, Steven Kandouw, dalam memberikan motivasi kepada ribuan kader PDI P Sulut asal Minut saat itu memeberkan kisah perjuangannya sendiri sebagai seorang ketua ranting pada dulunya yang kini bisa sukses dengan jabatan Wakil Gubernur.

"Saya hari ini bertestimoni, saya pengurus ranting ketua ranting tapi bisa jadi Wakil Gubernur. Ini berarti melalui proses kader yang benar-benar bekerja keras pada partai, kita membesarkan partai dengan tulus bekerja otomatis kembali kepada diri kita semua," terang Kandouw.

Hadir pada kegiatan tersebut strukutural DPD PDI Perjuangan Sulut, Bendahara, Andrew Angouw, Sekertaris PDI P Sulut, Frangky Wongkar, Wakil Bupati Minut, Jopie Lengkong (telah memberikan pernyataan sikap masuk mendaftar kader PDI Perjuangan), Wabup Minahasa terpilih, Robby Dondokambey, beserta jajaran anggota.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 30 Agustus 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional