Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Yusri: Pekan Depan, 79 Guru Kontrak Segera Ditempatkan di SMP-SD


Kadis Dikbud Boltim, Yusri Damopolii.

Boltim, detiKawanua.com - Setelah dua pekan usai digelarnya ujian untuk guru kontrak di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), hari ini sudah bisa diketahui hasil ujian para guru kontrak melalui pengumuman di kantor Dikbud Boltim.

Kadis Dikbud Boltim, Yusri Damopolii saat dikonfirmasi terkait hasil ujian 85 guru kontrak tersebut, menuturkan, setelah sekitar dua minggu selesainya ujian mereka, pihaknya hari ini sudah melakukan pengumuman hasil ujian yang ditempel di kantor Dikbud Boltim.

"Sudah ada pengumuman hasil ujian 85 orang guru kontrak. Itu kita tempel di kantor, hasil lulus atau tidaknya mereka," ujarnya.

Harusnya, jumlah guru kontrak yang kita terima, kata Yusri, itu 100 orang. Tetapi, yang ikut ujian hanya 85 orang guru. Nah, mereka yang lulus akan ditempatkan di seluruh SMP dan SD yang tersebar di Boltim.

"Lulus 79 orang, sedangkan tidak lulus 6 orang. Mereka yang lulus inilah akan ditempatkan di SMP dan SD sebagai guru mata pelajaran, di antaranya mata pelajaran Bahasa Indonesia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Untuk SK penempatan, kita lakukan pekan depan sudah harus ditempatkan," jelas Yusri.


Dirinya menambahkan, bahwa mereka (guru kontrak-red) harus mampu melaksanakan tugas sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Boltim. Dan harus mampu menjadi solusi terhadap kekurangan guru, mampu melaksanakan tugas sesuai harapan pemerintah.

"Wajib mampu melaksanakan tugas sesuai harapan pemerintah, mampu ditempatkan di seluruh sekolah di Boltim," katanya mengingatkan.

Lanjut Dia, soal honor atau gaji akan diberikan setiap bulan berjalan. Saat ini, kita dalam proses penyusunan besaran gaji guru kontrak. "Ada kemungkinan besaran gaji berkisar 2 jutaan rupiah lebih per guru. Untuk jumlah guru yang lulus saat ini, nantinya kita akan pertimbangkan tahun depan apakah ada penambahan atau pengurangan. Karena, yang kita butuhkan itu 100 guru kontrak," terang Yusri di kantornya, Senin (06/08/2018).

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 06 Agustus 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional