Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Sikapi Fluktuasi Harga Cengkih, Komisi Dagang Pemkab Sangihe Berkunjung ke Surabaya

Tahuna, detiKawanua.com - Menyikapi fluktuasi harga pala, kopra dan cengkih yang belakangan ini terus mengalami penurunan, Pemkab Sangihe belum lama ini telah mengirim komisi dagang ke Surabaya sekaligus memanfaatkan program Tol Laut yang telah berjalan kurang lebih tiga tahun. Dan alhasil, upaya komisi dagang melobi pasar di Surabaya menuai hasil positif, termasuk kontrak kerjasama antara pengusaha Surabaya dengan Pemkab Sangihe selaku pemasok komoditi pertanian telah ditanda tanganinya.

Bupati Jabes Gaghana SE,ME membenarkannya dikonfirmasi wartawan akhir pekan lalu. Dikatakan pula, tidak hanya harga pala kopra dan cengkih yang berhasil disepakati di Surabaya, seperti harga kopra Rp 7000 per kilogram, pala Rp 55 ribu dan cengkih Rp 115 ribu, produk lainnya juga siap dikirim, seperti arang tempurung dan kelapa per biji Rp 3000. 

”Jadi saya sudah mengutus komisi dagang ke Surabaya dan semua produk daerah dapat kita kirim melalui Tol Laut ke Surabaya dengan harga jual yang telah disepakati dalam kontrak kerjasama,”kata Bupati.

Ia menambahkan, kehadiran Tol Laut telah meningkatkan pertumbuan perekonomian yang cukup signifikan, termasuk kehadiran Tol Laut sangat membantu tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Tahuna.

Sebelumnya, Kadis Perindutrian Perdagangan (Perindag) Sangihe, Ir Feliks Gaghaube juga memastikan pihak Perindag berupaya terus memaksimalkan program Tol Laut dengan memberikan motivasi bagi pengusaha lokal, termasuk pengusaha dari kabupaten tetangga Talaud dan Kabupaten Sitaro. Demi maksimalnya pelayanan Tol Laut, saat ini juga 
selain kapal kargo kontener yang rutin melayani rute Surabaya-Sangihe, juga ada kapal khusus yang telah dioperasikan guna melayani program 
Tol Laut di wilayah pulau-pulau di Sangihe.

”Jadi selain kapal kontener, saat ini ada juga kapal khusus yang stand by di Tahuna guna 
melayani pulau-pulau,”ujar pejabat yang cukup lama menjabat Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe sebelum bertugas di Perindag.(js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 31 Juli 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional