Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Pangdam Madsuni Dampingi Panglima Hadi dan Kapolri Tito Hadiri Haul Akbar Guru Tua Alkhairat Palu

Palu, detiKawanua.com - Tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, pada hari Jumat 29 Juni, pukul 18.10 Wita sore, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol. H. Muhammad Tito Karnavian bersama rombongan langsung disambut para pejabat tinggi di Provinsi Sulawesi Tengah-Palu diantaranya;

1. Gubernur Sulteng / H. Longky Djanggola.
2. Ketua DPRD Prov Sulteng / Em Aminuddin Ponulele.
3. Pangdam XIII/MDK / Mayor Jendral TNI Madsuni.
4. Dankorps Brimob Polri / Irjen Pol. Rudy Sufahriadi.
5. Kapolda Sulteng / Brigjen Pol. Ermi Widyatno.
6. Kabinda Sulteng / Brigjen Pol. Aries Wahyu Sutikno.
7. Ka BNN Sulteng / Brigjen Pol. Andjar Dewanto.
8. Wakapolda Sulteng / KBP. Muhammad Aris Purnomo.
9. Dandrem 132/TDL / Kolonel Inf Agus Subiyanto
10. Kasatgaswil Densus Sulutenggo / KBP Dwight Jordan Depretes.
11. PJU jajaran Polda Sulteng.
12. Danlanal Palu / Letkol Laut Tommy Herlambang.
13. Dankasatdisjan jajaran Korem 132/TDL.
14. Kajati / Sampetuah.
15. Walikota Palu / Hidayat.
16. Wawali Kota Palu / Sigit Purnomo Said
17. Kaden AU / Lettu Salmon T Abast.
18. Ketua MUI Kota Palu / H.Zainal Abidin Ishak.
19. Ketua FPI Sulteng / Habib Husein Al-Habsy.

Adapun maksud kedatangan kedua Jendral Bintang Empat itu dapam rangka menghadiri acara HAUL AKBAR ke 50 GURU TUA/ALKHAIRAT HABIB SAYYID IDRUS BIN SALIM AL-JUFRI di Pondok Pesantren Alkhairat Palu.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan bagi umat sangat penting, tidak hanya dalam menghadapi kehidupan di dunia namun juga sebagai bekal di Akhirat. Umat islam yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas adalah umat yang sesungguhnya diinginkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW). Dimana hal tersebut disampaikan Panglima dihadapan 25.000 jemaat se-wilayah Sulawesi Tengah pada acara Ulang Tahun Haul Akbar Guru Tua Ke-50 di Pasantren Alkhairaat, saat mewakili Presiden RI bersama Kapolri, bertempat di Jalan Sis Al-Jufri, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (30/6).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa Al-Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri yang akrab dengan panggilan Guru Tua dalam mengabdikan seluruh hayatnya untuk mendidik umat dalam memberantas kebodohan dan keterbelakangan sangat berarti dan merupakan jasa yang akan dibalas Allah SWT dengan pahala yang setimpal.

“Beliau benar-benar mengamalkan perintah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menuntut ilmu semaksimal mungkin selama hayat dikandung badan dengan menyebarkan pendidikan kepada umat yang seluas-luasnya,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Terkait perjuangan yang telah dilakukan Guru Tua dalam menyebarkan pendidikan kepada umat untuk memberantas kebodohan dan keterbelakangan, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak agar seluruh umat untuk meneruskan perjuangan yang telah dilakukan Al-Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa Guru Tua telah banyak meninggalkan warisan besar yang berharga, seperti lembaga pendidikan Islam Al-Khairaat yang telah mengukir prestasi mengagumkan. “Mulai dari sebuah sekolah sederhana berkembang menjadi ribuan sekolah dan madrasah,” ujarnya.

Disisi lain, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dewasa ini tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia semakin konflik dan dituntut untuk memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, dimana mampu menghadapi dan memenangkan persaingan secara global. “Bila umat tidak siap dalam menghadapi kompetisi global tersebut maka kita hanya akan menjadi penonton atau bahkan menjadi bulan-bulanan negara maju. Upaya tersebut tidak dapat dilaksanakan bila kita tidak menyadari betapa pentingnya persatuan dan kesatuan,” katanya.

“Bila kita bersatu maka stabilitas yang dibutuhkan untuk membangun akan terwujud. Tidak ada negara yang maju pembangunan tanpa stabilitas nasional,” tegas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Turut hadir pada acara tersebut, antara lain Kapolri Jenderal Pol.H. M.Tito Karnavian, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranatakusumah, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Kapolda Sulteng Irjen Pol I Ketut Argawa, Asops Kapolri Irjen Pol. Deden Juhara, Komandan Korps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi, Ketua Utama Alkhairaat H.S Saggaf bin Muhammad Aljufri, Ketua Ponpes Alkhairaat Tanggerang KH. Ubaidillah Hamdani, Ketua Ponpes Alkhairaat Semarang HS. Muhammad Ridho Assegaf dan Gubernur Sulawesi Tengah, H. Longki Djanggola.

Jakarta, 30 Juni 2018                                                                       Nomor : SP-348/VI/2018/Pen

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 01 Juli 2018 , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional