Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Jadi Prioritas dan Penting, Bendungan Kuwil dan Pelestarian Waruga Berjalan Bersama

Minut, detiKawanua.com - Wujud kepedulian dan fokus pemerintah baik pusat dalam hal ini Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Direktorat Jendral Sumberdaya Air Kementerian PU dan Perumahan Rakyat beserta dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui Dinas Kebudayaan Sulut dan Direktorat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada Selasa (31/07) siang tadi langsung turun lokasi penyelesaian relokasi Cagar Budaya Waruga (Makam tua dari para leluhur Suku Bangsa Minahasa) di Kuwil Kawangkoan Minahasa Utara (Minut) guna menindaklanjuti hasil rapat koordinasi sebelumnya yang telah dilaksanakan Senin kemarin di Kantor Gubernur.

Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Ferry Sangian kepada wartawan mengungkapkan bahwa kedua hal besar tersebut (proses pembangunan bendungan dan relokasi Waruga,red) sama-sama berjalan dan sangat penting diprioritaskan.

"Disepakati bersama sebagaimana bendungan merupakan bagian dari program strategis nasional dan tidak menyampingkan atau mengabaikan situs-situs budaya termasuk Waruga sebagaimana pembicaraan sangat kondusif dimana dari Balai Sungai menyetujui juga akan membuat satu pusat informasi Waruga di lokasi ini yang nantinya bisa menjadi satu 'icon' Sulut ketika ada pendatangan baik dalam dan luar negeri ingin mencari informasi mempelajari/studi tentang Waruga," terangnya sembari menambahkan bisa menjadi destinasi wisata juga bagi Sulut nantinya.

Sangian juga memastikan bahwa pertemuan siang tadi juga telah berbicara lebih mengerucut tentang soal relokasi Waruga tersebut.

"Dan hal yang (informasi) yang beredar di media sosial itu sudah selesai dengan adanya kunjungan langsung dari Direktorat Kementerian Kebudayaan untuk melihat dan cek langsung keadaan kondisi Waruga. Sehingga proses pemindahan juga kita sepakati bersama sesuai dengan masyarakat, tokoh adat dan pemerintah setempat," jelasnya.

Adapun menurutnya total pemindahan Waruga tersebut berjumlah 47 unit telah dipindahkan

Sementara itu melalui Kasubdit Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Kebudayaan Kemendikbud, Widiaty mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan hal penting baik bendungan dan waruga demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Setelah kami kunjungi ternyata memang sudah harus direlokasi dan dibolehkan dalam undang-undang untuk penyelamatan, pelestarian dalam keadaan darurat ataupun biasa yang harus dilestarikan. Kami juga mengusulkan untuk membangun pusat informasi dilokasi ini (bendungan) guna kedepan generasi Minahasa agar tidak kehilangan identitas sehingga pusat informasi bisa menjelaskan tentang Waruga serta siapa yang ingin datang mengetahui atau mempelajari tentang Waruga tersebut dan semua harus dilakukan dengan kajian-kajian bersama juga dengan keterlibatan Arkeologi Manado," terang Widiaty, sembari menambahkan pembangunan bendungan dan pelestarian Waruga harus jalan bersama yang salah satunya sebagai objek pariwisata.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 31 Juli 2018 , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional