Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Helmud Hontong Pimpin Apel HANI

Tahuna, detiKawanua.com - Wakil Bupati  Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, pimpin apel dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Jumat (20/7/2018) di sentra kuliner Dinas Kelautan dan Perikanan. Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Kejaksaan Negari (Kejari) Tahuna Muhamad Irwan Datuinding SH MH, anggota TNI/Polri, sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran ASN dilingkup Pemkab Sangihe, para siswa/siswi.

Wabup Helmud Hontong SE, saat membawakan sambutan mengatakan, sejumlah kasus Narkoba beberapa tahun terakhir tampak mengejutkan bangsa Indonesia. "Hal ini terlihat dari penyeludupan dan peredaran gelap Narkoba yang masuk kedalam wilayah Indonesia yang tidak hanya terjadi di wilayah daratan melainkan terjadi di wilayah perairan," kata Hontong.

Lanjutnya, peran besar terhadap Narkoba menuntut seluruh komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara.

"Kejahatan Narkotika merupakan kejahatan luar biasa yana harus diatasi secara serius, apabila tidak ditanggulangi dapat digunakan salah satu senjata dalam melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara," lanjutnya.

Hontong, menjelaskan masalah yang ditimbulkan oleh narkoba akan terus menggerogoti Bangsa dari hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi bonus demografi bagsa kita pada 2030 nanti.

"Karena jika maslah narkoba tidak ditanggulangi maka bonus demografi penduduk kita akan menjadi beban bangsa, generasi muda sebagai estafet perjuangan bangsa akan dirusak oleh narkoba. Hal ini menjadi ancaman serius terhadap eksistensi negara yang berdampak pada ketahanan nasional," jelas Hontong.

Dalam mengatasi permasalahan narkoba Hontong menjelaskan, diperlukan strategi khusus, yaitu kesinambungan penenganan antara pendekatan penegakan hukum dan pendekatan kesehatan.

"Pengekatan penegakan hukum bertujuan untuk memutuskan mata rantai pemasok narkoba mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya. Sedangkan pendekatan kesehatan bertujuan untuk memutuskan mata rantai para pengguna narkoba yang ketergantungan untuk mendapatkan perawatan atau rehabilitasi," kunci Hontong. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 20 Juli 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional