Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Hari Ini, Ratusan Guru Kontrak Ikuti Ujian Tes Tertulis

Peserta Ujian Guru Kontrak.

Boltim, detiKawanua.com - Seratus Dua Puluh Satu peserta bagi para guru kontrak daerah mengikuti tes tertulis hari ini, yang dilakukan tepat di gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) II Tutuyan.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Yusri Damopolii menjelaskan bahwa, ada
121 peserta ujian guru kontrak, hari ini mengikuti ujian tes tertulis, "ujian tertulis hari ini digelar. Untuk ujian prakteknya dilakukan pada hari Kamis sampai Jumat" terang Yusri.

Untuk soal ujiannya, 50 nomor dengan pilihan A B C D, "ujian ini dilakukan untuk menggukur kemampuan untuk bagaimana mengusai sisi aspek kemampuan kompetensi mereka selaku guru. Untuk ujian praktek, kita uji juga kemampuan akademis mereka serta kompetensi. Pesertanya dari seluruh kecamatan dan desa di Boltim. Kita akan terima 100 orang guru" papar Yusri, disambangi saat ujian berlangsung, Selasa (17/07).

Lanjut Dia, mereka (guru kontrak-red) jika lulus nanti akan dievaluasi setipa 1 semester, "jadi kinerja mereka, dievaluasi setiap 6 bulan. Karena itu akan dinilai. Jika ada kinerja yang dinilai tidak baik, maka ditahun mendatang tidak akan diterima sebagai giru kontrak. Tahun depan akan dilakukan juga tes" ucapnya.

Jika nantinya, 100 orang guru kontrak tersebut lulus, kata Yusri, mereka harus mempu melaksanakan tugas sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Boltim. dan harus mampu menjadi solusi terhadap kekurangan guru, mampu melaksanakan tugas sesuai harapan pemerintah.

"Harus mampu melaksanakan tugas sesuai harapan pemerintah, mampu ditempatkan diseluruh sekolah di Boltim. Untuk pembayaran gaji mereka, itu dibayarkan melalui APBD senilai Rp 1 juta per guru, hingga Rp 2 juta. Setelah selesai tes, langsung penentuan lulus atau tidaknya" kata Yusri.

Sementra, peserta ketika dikonfirmasi terkait dengan adanya ujian yang mereka ikuti mengatakan, bahwa mereka merasa senang, "kami merasa senang mengukiti ujiannya. kami berharap akan lulus dalam ujian ini. ya, kalau lulus jadi guru kontrak kami siap ditempatkan di sekolah-sekolah di Botim, dan akan menjakankan tugas sesuai aturan berlaku" jelas, Kiki Darmojo peserta ujian dari desa Purworedjo Timur sembari berharap. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 17 Juli 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional