Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Disperindag Boltim, Gelar Sosialisasi Pembinaa Pedagang

Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM Botim, gelar sosialisasi pembinaan pedagang kaki lima dan pedagang asongan.

Sosialisasi tersebut, yang dibuka resmi oleh Asisiten II Pemda Boltim, bidang pembangunan ekonomi Sony Waroka mengatakan, sosialisasi untuk para pedagang ini sangat penting. Sebab, mereka ikut menggerakan roda perekonomi.

"Ini hal yang penting. peran antara pemerintah dan masyarakat pedagang baik pasar, asongan dan kaki lima saling berkaitan. Olehnya, keterkaitan ini adalah salah-satu pada sisi pembangunan ekonomi. Nah, ekonomi harus digerakkan dengan aturan supaya, perputaran ekonomi bergerak dengan diikuti oleh naiknya peningkatan pendapatan" kata Waroka, Senin (17/07).

Ada program pemerintah, kata Dia, untuk menyiapkan sarana yakni pasar. Karena jika kita berjualan disembarang tempat semisal, dipinggirab jalan umum maka bisa dipastikan, akan terjadi kemacetan. Pun, perputaran ekonomi melambat. saat ini pemerintah sudah menyiapkan pasar bagi para pedagang.

Sarana dan prasarana pasar Pondabo di Tutuyan sudah kita siapkan. Saatnya para pedagang untuk memanfaatkannya, agar antara penjual dan pembeli bisa nyaman saat berjualan. Saya harapkan, pemahaman kita terkait sosialisasi ini tentang, pengaturan pemerintah soal pedagang dipasar supaya kita pahami bersama. Tujuannya, guna menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Justru itu, Saya mengajak mari bersama berjualan ditempat (pasar) yang sarana prasarananya sudah disediakan oleh pemerintah untuk dipergunakan, agar tak mubazir. maka akan berdampak pada penigkatan ekonomi masyarakat, juga penghasikan PAD meningkat juga. Sebab peran sangat penting dari sisi perekonomian" harapnya mengimbau.

Sementara, Kepala Disperindag dan UKM Boltim, Ramlah Mokodompis menuturkan, sosialisasi ini diikuti ratusan pedagang dari Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan tepat, di BPU desa Tutuyan II. serta instansi terkait yakni, Dinas perhubungan, Dinas Perijinan dan Satuan Pol PP. kita juga menyampain Peraturan daerah (Perda) tentang, retrubusi. Sebab, yang lalu hanya pakai karcis untuk lapak. Sementara diperda, kios untuk bulanan dan tahunan. Makanya dilakukan sosilisasi ini disamping sosialisasi pedagang asongan dan kaki lima. Hal ini bertujuan, mengoptimalkan retribusi pasar, dan para pedagang sesuai Perda.

"Juga kita memindahkan pendagang, supaya pasar Pondabo Tutuyan akan termanfaatkan untuk mansyarakat demi peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. Kita harapkan pedagang akan, mau untuk pindah ke sarana yang disediakan (pasar-red)" terang Ramlah, siang tadi. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 17 Juli 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional