Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Kembangkan Tanaman Rempah, Dinas Pertanian Salurkan Bibit dan Pupuk ke Petani

Kepala Dinas Pertanian Boltim, Setiono

Boltim, detiKawanua.com - Program pengembangan tanaman rempah (pala), kegiatan rehabilitasi, perluasan (swakelola), rehabilitasi (kontraktual) tahun 2018 melalui Anggaran Pendapatn Belanja Negara (APBN) Sulawesi utara (Sulut), yang kegiatannya dilaksanakan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), saat ini sedang lakukan oleh Dinas Pertanian Boltim.

Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Kusno Mamonto bahwa di tahun ini Dinas pertanian Boltim sedang melakukan penyaluran program bantuan  seperti rehabilitasi kontraktual pala, perluasan kontraktual, rehabilitasi tanaman cingkeh, dan peremajaan tanaman cingkeh.

"Kegiatan program ini sementara kita lakukan. Sejak bulan kemarin, bantuan berupa bibit pala sebagian mulai kita salurkan. Hingga saat ini, masih ada penyaluran kepada kelompok petani yang menyebar diseluruh kecamatan, desa di Boltim," jelas Kusno, saat disambangi di ruang kerjanya.

Lanjutnya, semua akan disalurkan tahun ini. Untuk pupuk NPK sudah sekitar 70% tersalur. Pupuk organik belum disalurkan. Bibit pala sekitar 60% tersalur. Bibit cengkeh belum, sebab saat ini belum memasuki musim tanam. "Jadi, kita salurkan bulan September mendatang pada musim tanam cengkeh. Alat tani seperti cangkuk, itu sudah disalurkan semua. Umur bibit disalurkan sekitar 1 tahun. Kita memfasilitasi pelaksanaan penyaluran program ini," ujar Kusno.

Kepala Dinas Pertanian Boltim Setiono saat dikonfirmasi soal tersebut, juga menuturkan, tujuan kegiatan program pemerintah yang dilaksanakan di kabupaten Boltim, untuk memperkuat daerah kita sebagai sentra tanaman rempah. "Ya, untuk penyaluran bantuan bibit pala, cingkeh, pupuk, serta dana pengolahan lahan ke kelompok tani di Boltim ini, guna untuk mengembangkan serta memperkuat daerah kita sebagai sentra tanaman rempah melalui program pemerintah," kata Setiono.

Terkait dengan adanya program dimaksud, Dirinya menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan di kabupaten Boltim di antaranya, perluasan tanaman pala dengan luas area 100 Hektare (Ha). Dalam 10 kelompok tani, mendapatkan 6000 bibit pohon, pupuk organik 22,000 Kilogram (Kg), cangkul 100 buah, dana pengelolaan lahan Rp. 28.500.000. Sedangkan perluasan tanaman pala (kontraktual) dengan luas 200 Ha, 20 kelompok tani, 20.000 pohon bibit, pupuk organik 44.000, alat cangkul 200 buah dan dana pengelolaan lahan senilai Rp. 57.000.000 juta.

"Untuk rehabilitasi tanaman cengkeh lauasnya 200 Ha, 20 kelompok tani, 13.000 pohon bibit cengkeh, pupuk NPK 24.000 Kg, pestisida 400 Kg, dana pengolahan lahan Rp. 58.800.000. Peremajaan tanaman cengkeh luas lahan 300 Ha, 30 kelompok tani, bibit cengkah 39.000 pohon, pupuk organik 36.000 Kg, pestisida 600 Kg, dana pengolahan lahan Rp 88.200.000. Semua bersumber dari sumbernya APBN," papar Setiono, Senin (30/07/2018) siang tadi.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 30 Juli 2018

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional