Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Dihadapan Monoarfa Cs, Wagub Paparkan Perkembangan dan Kendala Sejumlah 'Proyek Raksaksa' di Sulut Ini

Manado, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw menerima kunjungan kerja Dewan Pertimbangan Presiden RI Suharso Monoarfa dan Staf Ahli Watimpres, Chairil Abidin terkait pengelolaan sampah, Hub Port Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), saat berada di ruang kerja Wagub di Kantor Gubernur, Kamis (12/7).

Pada kesempatan itu, tujuan rombongan tim Watimpres tersebut untuk melihat dan membahas sejumlah proyek yang sedang berjalan di Bumi Nyiur Melambai ini yang kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja membahas tentang proyek dimaksud dan oleh Wagub Kandouw mempresentasikan mengenai kondisi perkembangan daerah provinsi Sulawesi Utara yang berhasil menekan inflasi daerah, kemudian paparannya mengenai menurunnya angka kemiskinan di Sulut, juga mengenai pertumbuhan pesat sektor pariwisata Sulawesi Utara.

Selanjutnya Wagub pun memaparkan rencana pembangunan infrastruktur di Sulut yakni pembangunan TPA sampah modern, pembangunan Bitung Hub Port, dan pembangunan KEK. Dimana pada kesempatan itu juga sekaligus dijabarkan dengan gamblang perkembangan dan kendala yang dihadapi kepada anggota Watimpres.


"Bapak Gubernur Olly Dondokambey telah berupaya keras mendorong pembangunan di daerah Sulawesi Utara namun adanya beberapa kendala yang kami hadapi di lapangan dengan pertemuan bersama tim Watimpres kiranya dapat menjadi jembatan komunikasi agar supaya dapat kita temukan jalan keluarnya bersama," terang Kandouw.

Wantimpres Monoarfa pada kesempatan itupun mengapresiasi perkembangan pembangunan Provinsi Sulut cukup tinggi.

"Saya ucapkan selamat atas kemajuan Sulawesi Utara, khususnya pembangunan pesat di bidang pariwisata dimana saya tahu daerah ini kini dibanjiri turis -turis lokal maupun mancanegara dan begitu banyak objek wisata pantai yang sangat indah, serta menurunnya angka kemiskinan dan laporan Bank Indonesia itu benar bahwa Sulut adalah daerah dengan inflasi terendah," ungkap Monoarfa.

Lanjutnya, melalui pihaknya menginginkan mengembangkan suatu kerjasama di daerah Sulawesi Utara ini antara pemerintah, BUMN, pihak swasta dan masyarakat, dengan bisa dibiayai dalam jangka panjang dan suku bunga yang murah.

"Tentunya kita melihat peluang itu ada beberapa presentasi dari pemerintah provinsi kepada kami, seperti KEK, pelabuhan bitung dan pengelolaan sampah (TPA Regional), dan kami akan melihat dari tiga itu yang berpeluang untuk bisa masuk dalam skema baru pembiayaan pembangunan kedepan," ujarnya, sembari mengatakan bahwa dengan adanya paparan presentasi dan kendala pembangunan yang sekarangbdihadapi, melalui pihaknya akan membawa hasil rapat kerja tersebut kepada pemerintah pusat dan Presiden.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten I Pemprov Sulut, Edison Humiang, beserta sejumlah kepala SKPD terkait.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 13 Juli 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional