Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Bupati Landjar Hadiri Harganas Ke-25

Bupati Landjar saat menghadiri Harganas ke 25 Kota Manado.

Boltim, detiKawanua.com - Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 yang digelar di Kawasan Megamas Manado, Sabtu (7/07), berlangsung meriah.

Bupati kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH yang hadir dalam kegiatan itu, turut bersepeda santai (funbike) bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, jajaran BKKBN serta pejabat Pemda se Sulut. 
Sesekali Bupati Sehan Salim Landjar harus menghentikan sepedanya karena, dicegat tamu undangan lokal maupun luar daerah untuk berswafoto. Permintaan itu pun dilayani Bupati satu-persatu baik perorangan maupun rombongan. 

Usai sepeda santai, Bupati bersama seluruh masyarakat yang hadir serta, utusan dari BKKBN seluruh Indonesia menyantap bubur Manado yang disediakan oleh panitia.

Menurut Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo bahwa, kegiatan itu diselenggarakan untuk mengingatkan kembali pentingnya mencintai dalam keluarga dan pentingnya perencanaan dalam membangun keluarga.

"Peringatan Harganas, memiliki tujuan meningkatkan peran serta pemerintah dan pemerintah daerah, mitra kerja dan swasta, tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga (agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan  lingkungan) dan pembentukan karakter sejak dini, untuk mewujudkan pelembagaan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. dengan konsep pendekatan Keluarga berkumpul, berinteraksi, berdaya, serta peduli dan berbagi" ungkap, Sigit.

Menariknya, konsep pendekatan keluarga yang digunakan itu sama dengan yang sering disampaikan Bupati Sehan Salim Landjar yakni, Keluarga Berkumpul meluangkan waktu tanpa disibukkan dengan gawai (gadget, televisi, atau alat elektronik lainnya).

Sebagaimana diketahui, dalam berbagai pidatonya, Bupati selalu mengingatkan dampak buruk gawai diantaranya, sering tidak sadar membuang waktu berjam-jam sekedar untuk menatap layar ponsel.

"Fenomena saat ini, orang tua lebih banyak tanggap dan cepat mereson HP  dibanding kebutuhan anak. tidak apa-apa digunakan asal pada hal positif. jangan habis waktu kita untuk memegang HP daripada kita mengusap kepala anak" kata Bupati.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani yang turut hadir pada acara puncak peringatan Harganas juga mengatakan, setiap keluarga harus memiliki harapan kepada putra/putrinya, anak-anaknya, agar kedepan bisa hidup dengan baik, benar, mampu menjalankan fungsi-fungsi keluarga dengan baik juga.

"Demi mewujudkan harapan itu, perlu makin meneguhkan delapan fungsi keluarga yang ada, mulai dari fungsi agama, kasih sayang, perlindungan, ekonomi, sosial pendidikan, kesehatan reproduksi, sosial budaya, hingga kelestarian lingkungan" paparnya. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 08 Juli 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional