Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Agustus, Sulut Masuk Fase Dua Imunisasi Virus Campak dan Rubella, Indonesia Urutan 6 Besar

Manado, detiKawanua.com - Mengantisipasi informasi kesehatan terlebih soal Imunisasi Campak dan Rubella (disebut MR) segenap jajaran dengan target menyasar kepada 70 Juta anak, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui Dinas Kesehatan (Dinskes) pada Jumat (20/07) siang tadi di salah satu hotel ternama di Manado, menggelar Temu Media Kampanye Nasional Imunisasi Campak dan Rubella (disebut MR).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, dr Debby Kalalo melalui Dinkes Sulut dr Rima Lolong dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan ini strategi nasional memberikan imunisasi tambahan Campak dan Rubella terutama bagi anak dari usia 9 bulan sampai 15 tahun.

"Adapun fase pertama tahun 2017 di 6 provinsi di Pulau Jawa yang telah mencakup 37 Juta anak dan fase kedua ditahun 2018 ini di 28 provinsi lainnya (diluar pulau Jawa) termasuk di Sulut," terang Rima.

Disebutkannya berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) berkomitmen menyukseskan kampanye MR diantaranya membentuk imunitas/kekebalan kepada kelompok sehingga bisa mengantisipasi hingga dewasa nanti. Mencegah agar tidak terjangkit kepada ibu hamil, sehingga anak tidak mengalami kebutaan hingga kematian.

"Pertemuan ini sangat strategis, untuk saling memberikan informasi, berdiskusi dalam mengkampanyekan imunisasi Campak dan Rubella yang dimulai bulan Agustus hingga September 2018 sehingga Sulut mencapai 100 persen," ujarnya.

Diketahui untuk virus Campak di Indonesia masuk urutan 6 besar dari dunia yang merupakan penyakit menular/virus (Campak) melalui percikan ludah dan jalan nafas (batuk). Bahaya dari penyakit Rubella, menular saluran nafas atau bersin (batuk) penyebabnya virus Campak Jerman dengan muncul kelenjar getah bening dibelakang telinga, komplikasi jika terkena pada ibu hamil pada 3 bulan pertama, anak mendapat diare, kebutaan, tuli, hingga kematian.
Untuk anak ideal 3 kali imunisasi Campak dan Rubella itu dasar 1 pada usai (9 bulan), dasar 2 (usia 18 bulan) dan terakhir pada usia 6 tahun.

Hadir dalam kegiatan tersebut dan turut menandatangani komitmen bersama, diantaranya,  Ketua IDI Sulut, dr Maramis, Abdul Wahab Ketua MUI Sulut, Ketua Ikatan Bidan Sulut, Maria Dondokambey, Perwakilan UNICEF, Khalid Malik, FKUB, Sinode GMIM, PPNI Sulut, Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), UNICEF, Komda KIPI, IBI Sulut dan IBI Sulut.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 20 Juli 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional