Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

28 Juli Nanti, Manado 'Alami' Fenomena 100 Tahun Sekali


Manado, detiKawanua.com - 28 Juli 2018 nanti, warga Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kota Manado,  bisa menikmati fenomena alam langka, yakni Gerhana Bulan Total.

"Disebut fenomena langka karena kejadian ini merupakan gerhana bulan total terlama hingga 100 tahun lebih ke depan yang bisa dialami warga Manado. Lamanya gerhana sekitar 103 menit," ujar Edward Henrry Mengko, selalu Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasion Geofisika Manado.

Lebih lanjut dikatakan, kejadian gerhana bulan total dapat dilihat di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara, dan dapat dinikmati dengan mata telanjang.


"Namun untuk mendapatkan tampilan terbaik, disarankan menggunakan lensa teropong atau kamera dengan kemampuan perbesaran (zoom-in). Sedangkan untuk mendapatkan kondisi ideal saat mengamati gerhana, sebaiknya pengamatan dilakukan di tempat dengan sedikit polusi cahaya dari lampu sekitar. Atau bisa juga lampu sekitarnya dipadamkan untuk mengurangi polusi cahaya," jelas Edward via Whatsapp Kamis (26/07/2018).

"Kegiatan pengamatan gerhana bulan total oleh BMKG di Manado akan dilakukan dari halaman kantor BMKG Stasiun Geofisika Manado di Jl. harapan no. 42 Winangun, dan akan disiarkan secara langsung serentak dari seluruh lokasi pengamatan BMKG di seluruh Indonesia lewat halaman web http://bmkg.go.id/gbt," tambahnya. 

Terakhir ditegaskan, "Tidak ada pengaruh signifikan lainnya terhadap lingkungan dari fenomena kejadian gerhana bulan total ini, selain dari pasang muka air laut karena pengaruh gravitasi bulan".

(Indra) 

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 26 Juli 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional