Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Program Rumah Tidak Layak Huni Tunggu SK Bupati

Kepala Dinsos Boltim, Rudi S. Malah.

Boltim, detiKawanua.com - Meskipun telah memasuki triwulan ketiga tahun anggaran 2018, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tetap konsisten dan optimis program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 750 unit akan diselesaikan tepat pada waktu yang ditentukan.

Kepala Dinsos Boltim, Rudi S Malah mengungkapkan, bahwa memang mengenai program RTLH untuk saat ini, tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) yang akan ditandatangani oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH "RTLH sedang berproses, tinggal tunggu insruksi Bupati. jika SK sudah selesai ditandatangani maka, semua program pembangunan tersebut akan segera dilaksanakan" jelas Rudi, ketika bersua sejumlah awak media di Kantor DPRD Boltim, belum lama ini.

Lanjutnya, mengenai waktu pelaksanaan yang tinggal menyisakan enam bulan kedepan, hal tersebut jelas tidak akan mempengaruhi pembangunan yang akan dilaksanakan. kata Dia, pihaknya tetap konsisten dan optimis tepat waktu. sebab, semua penanganan pembangunan RTLH nantinya akan ditangani oleh pihak yang bertanggungjawab penuh mengenai penyelesaian pekerjaan.

"Tentunya, kita belajar dari pengalaman sebelumnya. untuk tahun ini tidak ada yang menjadi kendala karena, pada intinya semua tim pelaksana untuk kegiatan RTLH sudah siap melaksanakan" jelas Rudi.

Setelah SK resmi ditandatangani oleh Bupati Boltim, maka secepatnya Dinsos akan gerak cepat. sebanyak 300 unit RTLH akan didirikan di Ibukota Tutuyan, sementara untuk 450 unit lainnya akan terbagi di setiap desa-desa lainnya.

"Nanti kita sesuaikan apakah pembangunan akan, dimulai dari Ibukota ataukah di beberapa desa lainnya. mengingat jumlah pembangunan RTLH di Ibukota Boltim angka lebih banyak, jadi kemungkinan pembangunan akan kita mulai dari setiap usulan desa yang terbagi di tujuh kecamatan" ungkapnya.

Sebelumnya, Sekerataris Daerah (Sekda) Boltim Ir. Muhammad Assagaf juga mengatakan agar, setelah SK resmi ditandatangani, maka pihak Dinsos harus segera untuk menindaklanjutinya. menurut Sekda, jika pembangunan terus diulur maka, ditakutkan jumlah yang ditargetkan pada tahun ini, tidak akan selesai dibangun hingga batas waktu yang ditentukan.

"Kalau sudah ada SK, pembangunan sebaiknya langsung dilakukan. kita harus bisa memanfaatkan waktu yang ada agar, kedepan tidak disulitkan dalam penyelesaian proses pembangunan. sebab, ini mengenai pelayanan masyarakat" ucap, Assagaf. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 29 Juni 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional