Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Lonjakan Penumpang Kapal Laut Bukan Karena Mudik, Tetapi Liburan

Kepala  Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan ( KUPP) Kelas III Lirung , Jansen Motulo.

Talaud, detiKawanua.com - Lonjakan penumpang Kapal Laut  yang terjadi menjelang lebaran atau hari raya Idul Fitri bukan disebabkan mudik ata pulang kampung umat muslim. Tetapi banyaknya warga yang memilih memanfaatkan waktu libur panjang dengan pesiar maupun berbelanja di Manado dan sekitarnya .

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Kelas III Lirung , Jansen Motulo, Selasa (12/6) di ruang kerjanya.

"Berbeda dengan Natal dan Tahun Baru. Untuk mudik lebaran, penumpangnya tidak terlalu padat. Rata - Rata mereka sudah pulang kampung sebelum libur.  Lonjakan penumpang kebanyakan disebabkan orang - orang yang berlibur atau liburan   ke Manado," ujar  Ka KUPP Kelas III Lirung.

Diakuinya, ketika libur panjang dua Kapal Penumpang yang melayani  pelayaran rute Manado - Talaud ( Lirung - Melonguane - Beo) dan sebaliknya  yakni KM. Barcelona dan KM. Holly Marry yang memiliki daya angkut penumpang masing - masing mencapai 200-an orang sesuai sertifikat  ini  memang sering padat. Tetapi kepadatan yang terjadi masih bisa ditolerir sesuai dispensasi SPAL Kapal.

"Kalo hari biasa, penumpang hanya mencapai 40 sampai 50 orang. Berbeda dengan liburan. Terutama Natal dan  Tahun baru, kapal sering sarat penumpang dan barang bawaan.  Kenaikan penumpang saat ini diperkiarakan hanya naik 20 persen, tidak lebih. Kepadatan ini temporer " tambahnya.

Berbeda dengan Kapal Penumpang. Untuk Dua Kapal Perintis yang melayani hingga kepulauan Nanusa dan Miangas tidak terpengaruh dengan mudik lebaran. Pasalnya, KM.Sabuk Nusantara 51 dan KM. Sabuk Nusantara 38 mengikuti jadwal pelayaran tetap yang tidak dipengaruhi liburan. Jumlah penumpang yang ada di Kepulauan Nanusa dan Miangas juga lagi - lagi bisa membludak jika liburan Natal dan Tahun Baru.

Minimnya jumlah pemudik lebaran disebabkan penduduk Kabupaten Kepulauan Talaud sebagian besar  atau 90 -an persen didominasi masyarakat beragama Kristen. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 12 Juni 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional