Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Lagi, Informasi Hoax Serang Wagub Kandouw, Kabag Humas: Itu Bagian Program Pemerintah ODSK

Manado, detiKawanua.com - Viralnya kegiatan sosial yang dihadiri Wakil Gubernur, Steven Kandouw selaku kapasitas pemerintah provinsi (Pemprov) di acara "Mahi' E I Kite Musombang Dingangu Tembonang Wanua" di Tateli Raya Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, pada Senin (28/05) lalu, yang dimana pada kesempatan itu juga adanya pembagian uang dan atas hal itu (pembagian uang) oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab pun kini menyebarkan 'aksi' tersebut ke media sosial Facebook dengan dugaan adanya motif untuk menyudutkan orang nomor dua Sulut (Wagub Kandouw) itu, dijawab/diklarifikasi Kepala Bagian Humas Setdaprov Sulut, Christian Iroth yang menurutnya pemberitaan tersebut dinilai penyebaran informasi dari oknum tak bertanggung jawabnl itu tidak akurat alias Hoax (tidak benar).

"Kalo mo kase viral brita, cek dulu bae-bae kegiatannya apa dan dalam rangka apa" jangan tu berita A depe status jadi B sehingga dengan berita tersebut masyarakat dibodohi," jelas Iroth kepada wartawan, Senin (11/06).

Diterangkannya bahwa acara tersebut (dihadiri Wagub Kandouw) itu pada intinya merupakan bagian dari silahturahmi Pemprov Sulut dengan masyarakat desa Tateli Raya yang dirangkaikan dengan pemberian bantuan yang merupakan salah satu program kerja pemerintah upaya merealisasikan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan).

"Saat itu juga banyak disaksikan masyarakat Tateli Raya yang hadir bersama-sama dengan para lansia. Dimana pak Wakil Gubernur juga merupakan Ketua Lansia Provinsi Sulut, yang sebagai manusia juga merasa tergerak hatinya melihat semangat para Lansia yang hadir pada waktu itu sehingga Beliau memberikan bantuan secara pribadi kepada mereka (lansia), apakah itu salah..?," ujarnya.

"Jangan terlalu sensi sehingga mengkait-kaitkan hal ini dengan politik. Jangan kwa salalu ba pikir negativ sabantar somo jadi sama dengan berita kusu-kusu yang endingnya bersangkutan maso penjara," tambah Iroth.

Untuk itu dirinya merasa hal tersebut perlu diklarifikasi karena berkaitan dengan pemerintahan provinsi Sulut.

"Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk lebih bijak menyikapi berita-berita seperti ini. Saya yakin masyarakat sulut semuanya hebat-hebat dalam mengkaji pemberitaan. Mari sama-sama torang perangi berita-berita yang dapat memecah kesatuan dan persatuan masyarakat Sulut," tandasnya.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 11 Juni 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional