Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

"Janji PLN Sorga Telinga", Lampu Padam Tak Kenal Waktu Dan Cuaca

H. Aziz Janis.

Tahuna, detiKawanua.com - Janji Manager PT PLN Area Tahuna Hiro Pungkir Pardede untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen listrik di seluruh wilayah Sangihe dinilai hanya sebagai sorga telinga atau live service. Pasalnya janji bahwa pihak PLN akan menjaga keandalan listrik nyatanya berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

Buktinya keluhan masyarakat di semua wilayah PLN Area Tahuna mengeluhkan pemadaman sepihak PLN tanpa mengenal waktu bahkan cuaca.

"Mana janii pihak PLN, jangan hanya memberikan janji saja tetapi dalam prateknya justru membuat konsumen listrik di Sangihe menderita", cetus Arman Mangumbahang warga Kampung Belengan Kecamatan Manganitu dengan rada tanya.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini pemadaman sepihak sudah sangat fatal terjadi tiap hari baik siang atau malam sampai 4 atau 5 kali pemadaman sepihak dengan durasi setengah hingga satu jam.

"Jelas pimpinan managemen PLN Tahuna yang sekarang dijabat Hiro Pardede, gagal total membuat konsumen listrik di Sangihe mendapatkan pelayanan maksimal. Dan lebih baik yang bersangkutan dicopot saja", tegasnya kembali.

Sementara itu ketua LSM Lapek H Asiz Janis dihubungi terpisah menyatakan bahwa fakta di lapangan memberikan bukti pihak PLN gagal dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.

"Konsumen berhak memberikan komplein terhadap persoalan ini. Kalau keinginan konsumen Manager area PLN Tahuna tidak mampu dan minta dicopot saya kira itu sah dan saya mendukung", tegas Janis.

Lebih lanjut ia mengatakan berbagai alasan klasik yang disampaikan pihak PLN kepada konsumen ketika listrik mati saya nilai juga terkesan dibuat-buat agar konsumen tidak menyalahkan PLN.

"Ada alasan bahwa jaringan yang dilalui terkena pohon, saat PLN memintah untuk memangkas atau memotong pohon masyarakan tidak merelakan. Ok kalau alasan tersebut saat cuaca buruk saya kira pasti pelanggan memahami, tapi bagaimana kalau saat cuaca baik namun listrik tetap mati", tutup Janis yang meminta agar pihak PLN melakukan pembenahan keandalan listrik bukan hanya di statemen saja. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 21 Juni 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional