Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Debat Publik Cakada Talaud di Awasi Panwaslu


 Wauda : Kami Awasi Ketat Proses Debat Tahap II.
Ketua Panwaslu Talaud, Jekman Wauda, SS.

Talaud, detiKawanua.com - Panwaslu Talaud awasi ketat jalannya Debat Publik Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud yang ke dua kembali digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Talaud yang disiarkan langsung TVRI secara Nasional di Gedung sidang DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (08/06). Tema yang pakai kali ini adalah 'Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat'. Pengawasan yang di Pimpin langsung oleh Ketua Panwaslu Talaud Jekman Wauda SS didampingi Anggota Panwaslu Talaud Mardyanto Bungangu SH bersama dengan Staf Nellasari Aomo SKom, Andi Binanti SH dan Musa Montoh. 
Pimpinan dan personil Panwaslu Talaud.

Menurut, Ketua Panwaslu Talaud Jekman Wauda  SS mengatakan sebagaimana amanat Undang - Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tantang Pilkada, PerBawaslu dan PerKPU, wajib hukumnya Pengawas Pemilu melakukan pengawasan melekat terkait dengan pelaksanaan Debat Publik yang diikuti oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud. 
Panwaslu bersama KPUD Talaud.

"Tugas kami sebetulnya adalah selain mengawasi peserta pemilihan, kami juga mengawasi penyelenggara teknis dalam hal ini KPUD Talaud. Apakah dalam pelaksanaan Debat ini ada asas - asas yang dilanggar atau tidak ? Sehingga kami akan menuangkan dalam Laporan Hasil Pengawasan dan juga memakai Alat Kerja Pengawasan. Tugas kami dipertegas mengawasi semua proses tahapan ini", tegas Wauda.

KPUD Talaud menghadirkan Panelis dari Akademisi yakni DR. Johny Taroreh, DR. Caroline B. D. Pakasi, DR. Rivai Bolotio, M.Pd dan DR. Johny Budiman serta Moderator Diane M.A. Kuntag. Selain itu juga, turut hadir mengawasi bersama jalannya Debat tersebut adalah Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sulawesi Utara Olga Pelleng.
"Komisi Penyiaran Indonesia terlibat  di dalam debat ini karena ini disiarkan.  Kalo untuk penyiaran itu jadi ranahnya KPID. Kita tidak mencampuri urusan tentang debat. Yan kita awasi adalah konten penyiaran," jelas Ketua KPID  Sulut.

Lanjut katanya, fungsi KPID adalah  menjamin masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan memperoleh siaran berkualitas, serta menjaga tatanan penyiaran adil dan berimbang.
"Jadi yang disampaikan disana adalah sesuatu yang benar. Dan dalam yang namanya debat tentunya ada adu argumentasi, dan bahkan ada yang  mungkin sedikit menyerang. Jangan sampai ada unsur bullyng, karena ini pidana. Jangan menyerang hak privasi seseorang. Dan ini tentunya tidak layak ditonton," kata Pelleng.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Talaud, Velma Sumee mengapresiasi keempat paslon ini, termasuk para pendukung yang hadir. 

"Meski terlihat panas, namun debat tahap pertama ini berlangsung sukses. Keempat paslon menyampaikan argumen terkait visi dan misi sesuai tema yang diangkat,  Sumber Daya Manusia Dan Kesejahteraan Masyarakat." kata Sumee.
Disamping itu, dirinya berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, sehingga pelaksanaan debat pertama bisa berjalan dengan baik. 

"Suksesnya debat pertama ini tak lepas dari peran kita semua. TNI-Polri yang tetap setia menjaga jalannya debat perluh diapresiasi. Terima kasih banyak, " tandas Sumee.

Debat tersebut dibagi dalam enam sesi. Keempat paslon yakni nomor urut satu E2L-Mantap, Nomor dua WT-HP, calon wakil bupati nomor urut tiga, Gunawan Talenggoran dan pasangan nomor urut empat HPP-CSA, terlihat sangat antusias memaparkan strategi untuk membangun Bumi Porodisa lebih baik lagi sesuai dengan tema yang diangkat.
Namun sangat disayangkan, pada kali kedua pelaksanaan debat ini, SWM kembali tidak menghadirkan diri dengan alasan belum mengantongi ijin kampanye. 

"Ibu SWM belum dapat menghadirkan diri dalam debat ini karena belum mendapatkan ijin cuti kampanye oleh gubernur, sehingga ibu SWM harus menaati aturan yang sudah ditetapkan" ungkap Gunawan Talenggoran, calon wakil bupati pasangan SWM.

Debat yang digagas KPU Talaud berlangsung terbuka sengit, apalagi disaat sesi tanya jawab dari masing-masing paslon. Argumen demi argumen dari setiap paslon mampu dipertanggung-jawabkan. Mata publik masyarakat Talaud pun mulai menakar visi dan misi dan setiap kandidat.
"Dengan senang kami mengapresiasi kepada pihak penyelenggara dalam hal ini KPU yang sukses menyelenggarakan debat tahap pertama ini. Prinsipnya debat pertama ini secara langsung bisa menakar kemampuan dari masing-masing paslon," ucap Tadius Winowoda, warga desa rainis saat menonton debat publik yang disiarkan live oleh TVRI nasional.

Diketahui debat publik dihadiri oleh Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange, Kapolres Talaud, Dandim 1312/Talaud, Ketua DPRD Talaud Max Lua, Komisioner KPU yakni Kader Talenggoran, Mexny Tamaroba, Alex Suruh, Sekretaris KPU Nelwan Maloring. (Rhojak)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 09 Juni 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional