Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Targetkan Capai Akreditasi Madya, Ini Pernyataan Suronoto

Sekda : Silahkan Ajukan, Pemkab Akan Persiapkan Dana

Minahasa, detiKawanua.com - Status angka Akreditas adalah salah satu target incaran dari setiap pihak Rumah Sakit. Hal itu juga diakui Direktur utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sam Ratulangi Tondano Dr. Maryani Suronoto, M.Biomed, Kamis (17/5), saat dikonfirmasi Media diruang kerjanya.

Dirut RSUD Sam Ratulangi Tondano tersebut menjelaskan bahwa, Pihaknya Tahun ini telah mempersiapkan dokumen untuk persiapan Akreditasi di tahun 2019 karena dari tahun 2016 sesuai aturan harus melalui dua (2) tahapan Verifikasi yang berakhir 2018.

"Tahun depan Kami akan mengikuti verifikasi yang baru Versi 2019, yakni Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) dan dituntut harus Paripurna dengan 15 Program Kerja (Pokja). Sedangkan tahun 2016 yang baru terakreditasi 5 program khusus," terang Suronoto.

Tahun 2019 lanjut Suronoto, dituntut untuk bisa mengikuti prosedur akreditasi 15 Pokja, dan sesuai dengan tingkatan yang jika diikuti, yakni pertama tingkat Pratama, yang kedua tingkat Madya, sedangkan yang ketiga tingkat Paripurna.

 "Target dan harapan, meski belum mengarah ke Paripurna, Kami berharap dapat mencapai tingkat Madya. Melihat dari kondisi fisik rumah sakit, masih banyak bangunan tua. Sedangkan penilaian tidak boleh ada sedikitpun kotoran contohnya Jamur yang mungkin menempel di bangunan tua dan sesuai penilaian jika kondisi seperti itu nilai tidak akan sesuai," Kata Suronoto.

Lebih lanjut, Kendala yang paling utama itu adalah biaya, karena jika Kita ingin mencapai akreditasi paripurna, sekurang-kurangnya kita harus menyediakan uang sebesar 500 Juta rupiah, sedangkan kami waktu lalu hanya 5 Pokja pengeluaran biaya 300 Juta uang dari Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa untuk bisa terakreditasi.

"Karena didalamnya ada, studi banding, workshop, dan pelatihan-pelatihan tenaga teknis dan itu semua harus dibayar. Sedangkan agar terakreditasi harus menyetor ke Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Independen yang akan menilai jika sudah sesuai dan persiapan dokumen sudah berada pada 30 sampai 40 persen," ungkap Suronoto.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa 
Jeffry Robby Korengkeng, SH, MH, Ketika di Konfirmasi Media mengatakan, bahwa Pemerintah siap memberikan dana untuk persiapan akreditasi RSUD Sam Ratulangi Tondano jika mengajukan.

"Tentu Pemda Minahasa akan mempersiapkan dana, jika Pihak Rumah Sakit mengajukan, untuk persiapan akreditasi 2019," Pungkas Korengkeng. (Ndy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 18 Mei 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional