Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Reses Di Pinabentengan, Inggried Sondakh Serap Aspirasi Warga

Anggota DPRD Sulut, Inggried Sondakh saat Reses. 

Minahasa,  detiKawanua.com - Masa Reses Anggota DPRD Sulut digunakan oleh Legislator Sulut Inggried Sondakh  untuk menyerap aspirasi warga berbicara seputar masalah pendidikan, Keagamaan, Kesehatan, Olahraga, Ekonomi dan Pariwisata di desa Pinabentengan Selatan Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa, Senin (30/04).

Dalam reses tersebut, warga meminta kepada Sondakh untuk di perjuangkan pembuatan Jalan Lapen (Lapisan Penetrasi), sarana olahraga seperti Peralatan sepak bola, fasilitas pendidikan di sekolah secara khusus di Tingat SMU /SMK, jalan untuk Petani menuju area perkebunan, dan Pelatihan Bagi UKM di tingkatkan.

Menanggapi aspirasi warga,  dirinya berjanji akan memperjuangkan untuk diteruskan kepada Pemkab dan juga akan diusulkan pada APBD 2018.

"Pembuatan Jalan Lapen adalah tanggung Jawab Pemkab, namun akan di fasilitasi atau di teruskan ke Pemkab baik melalui Komisi 3 DPRD Prov. Sulut atau langsung ke SKPD terkait. Sarana Olahraga akan di perjuangan, fasilitas Pendidikan akan coba di usulkan pada APBD Tahun 2018, dan Pelatihan UKM akan di fasilitasi untuk dilaksanakan bulan Agustus 2018," jelas Sondakh. 

Alasan utama dipilihnya lokasi tatap muka bersama warga, menurut politisi partai Gilkar Dapil Tomohon-Minahasa ini sebagai tanggungjawab moril kepada warga atas aspirasi tahun 2014 yang sudah terealisasi.

"Sudah menjadi tanggung jawab pribadi untuk memajukan dan meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan Masyarakat Pinabetengan. Reses di Pinabetengan hingga saat ini sudah 2 kali di laksanakan yaitu tahun 2014 juga 2018 , dan  sesuai Aspirasi tahun 2014 saat itu, yang di minta oleh masyarkat  yaitu pengadaan Infrastruktur sekolah antara lain Pagar Beton sepanjang hampir 200 mter terpenuhi," kata Sondakh.

Selain itu, lanjut Sondakh, daerah tersebut dalam tahap pembangunan jadi diperlukan saran masyarakat untuk kemajuan desa. 

"pemilihan lokasi karena daerah Pinabetengan ini sedang dalam tahap pembangunan yang secara otomatis  banyak hal yg masih di perlukan dalam pengembangan desa," tandas Sondakh. 

Reses tersebut dirangkaikan dengan Penyuluhan Kesehatan secara khusus kesehatan mata yg di sampaikan oleh Tim dari UPTD RSM Prov. Sulut dibawah pimpinan dem Elda serta ada pemeriksaan dan pengobatan serta pemberian kacamata  gratis kepada warga. 

Turut hadir dalam Reses, Hukum Tua Wenly B.F. Lempoy, Para Perangkat Desa, BPD Pinabetengan, LPM Pinabetengan, Dinas Kesehatan Kecamatan Tompaso Barat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (Enda)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 01 Mei 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional