Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Ratusan Elemen Masyarakat 'Seruduk' Kantor Dewan Sangihe

Tahuna, detiKawanua.com - Ratusan warga masyarakat dari berbagai kecamatan Kabupaten Kepulauan Sangihe melakukan aksi damai di tiga tempat berbeda mulai dari kantor DPRD Sangihe, Polres Kepulauan Sangihe dan berakhir di Kejaksaan Tahuna, Kamis (24/05).

Pantauan detiKawanua dilapangan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan oleh warga meminta pertanggung jawaban dari para anggota DPRD yang disinyalir sengaja 'memboikot' rapat paripurna  beberapa waktu lalu serta  menuntut agar pihak yang berwajib dalam hal ini polisi dan kejaksaan agar mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang melibatkan oknum anggota DPRD diantarnya dugaan kasus Mark up pembelian kolam renang yang belakangan diketahui milik salah satu anggota DPRD AT,dugaan kasus korupsi pengadaan laptop untuk sejumlah kampung yang melibatkan NDM serta kasus pengadaan Alkes tahun 2016 di Rumah Sakit (RS) Liun Kendage Tahuna.

"Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang melibatkan oknum anggota DPRD"teriak Robison Saul sebagai koordinator aksi

Bahkan warga yang datang meminta pertanggung jawaban setiap anggota DPRD yang tidak hadir dalam paripurna persetujuan angsuran pinjaman daerah.

"Silakan anggota DPRD yang tidak hadir untuk memberi klarifikasi alasan ketidakhadiran," ujarnya

Warga pun mendesak untuk masuk ke halaman DPRD yang dijaga ketat kepolisian dan hampir terjadi kecacatan namun Setelah diadakan negosiasi yang difasilitasi Kapolres Sangihe di kantor DPRD sebanyak 12 perwakilan masa diizinkan masuk untuk berdialog dan menyampaikan tuntutannya dengan sejumlah anggota dan pimpinan.

Kemudian masa bergerak menuju ke kantor kejaksaan untuk melaporkan sejumlah dugaan kasus korupsi yang melibatkan anggota DPRD. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 24 Mei 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional