Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Pemprov Sulut Deklarasikan Anti Hoax dan Anti Terorisme di Harkitnas ke 110

Manado, detiKawanua.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw memimpin langsung upacara peringatan hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ke 110 di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (20/5) pagi tadi. Pada upacara tersebut juga oleh Wagub Kandouw telah membacakan sambutan Menteri Kominfo RI, Rudiantara.

Wagub kepada wartawan usai pelaksanaan upacara tersebut mengatakan memaknai Harkitnas ke 110 tahun 2018 ini yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi, agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan media soalsial (Medsos) untuk tidak sembarangan mengirimkan konten-konten negatif. Dimana pada sekarang ini juga, banyak beredar di medsos tentang konten-konten negatif yang berbau radikalisme dan terorisme.


"Sebagai pemerintah pak Gubernur juga telah menghimbau partisipasi dari masyarakat agar lebih aktif melaporkan temuan akun atau konten-konten yang melanggar. Kerja sama dengan pihak Kepolisian akan lebih baik dan cepat menangkal radikalisme dan terorisme,” terangnya.

Dalam arahan sambutan pemerintah pusat melalui Menteri kominfo itu menurut Kandouw sangat dalam jelas mengajak jadikan diera digital atau teknologi saat ini bukanlah jadi hambatan, tapi jadikan satu unggulan bermanfaat bagi kesejateraan rakyat juga untuk kesatuan dan persatuan nasional.

"Bukan justru jadi efek negatif, makanya hari ini ada deklarasi anti hoax dan anti teroris untuk seluruh Forkopimda dan selurih komponen masyarakat di Sulut," ujarnya.

Adapun pada upacara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD, Pejabat Pemprov Sulut, TNI/Polri, serta unsur Organisasi Pemuda, Toko Masyarakat dan Siswa Siswi. Usai upacara dilanjutkan penandatangan deklarasi sulut hebat anti hoax dan anti teroris menuju sukses pilkada 2018, yang kemudia dilanjutkan dengan parade busana adat se-Indonesia. Dimana pada sebelumnya juga Wagub Kandouw telah melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi bersama seluruh jajaran Forkopimda Sulut.

BERIKUT SAMBUTAN MENKOMINFO PADA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-110 TAHUN 2018 :

KETIKA RAKYAT BERINISIATIF UNTUK BERJUANG DEMI MERAIH KEMERDEKAAN DENGAN MEMBENTUK BERBAGAI PERKUMPULAN, LEBIH DARI SEABAD LALU, KITA NYARIS TAK PUNYA APA-APA. KITA HANYA MEMILIKI SEMANGAT DALAM JIWA DAN KESIAPAN MEMPERTARUHKAN NYAWA. NAMUN SEJARAH KEMUDIAN MEMBUKTIKAN BAHWA SEMANGAT DAN KOMITMEN ITU SAJA TELAH CUKUP, ASALKAN KITA BERSATU DALAM CITA-CITA YANG SAMA: KEMERDEKAAN BANGSA.

BERSATU, ADALAH KATA KUNCI KETIKA KITA INGIN MENGGAPAI CITA-CITA YANG SANGAT MULIA. NAMUN PADA SAAT YANG SAMA, TANTANGAN YANG MAHA KUAT MENGHADANG DI DEPAN. BOEDI OETOMO MEMBERI CONTOH BAGAIMANA BERKUMPUL DAN BEROGRANISASI TANPA MELIHAT ASAL USUL PRIMORDIAL, YANG AKHIRNYA BISA MENDORONG TUMBUHNYA SEMANGAT NASIONALISME YANG MENJADI BAHAN BAKAR UTAMA KEMEDEKAAN.

BOEDI OETOMO MENJADI SALAH SATU PENANDA UTAMA BAHWA BANGSA INDONESIA UNTUK PERTAMAKALI MENYADARI PENTINGNYA PERSATUAN DAN KESATUAN. PRESIDEN PERTAMA DAN PROKLAMATOR KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, SOEKARNO, PADA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 1952 MENGATAKAN BAHWA “PADA HARI ITU KITA MULAI MEMASUKI SATU CARA BARU UNTUK MELAKSANAKAN SATU IDE, SATU NALURI POKOK DARI PADA BANGSA INDONESIA. NALURI POKOK INGIN MERDEKA, NALURI POKOK INGIN HIDUP BERHARKAT SEBAGAI MANUSIA DAN SEBAGAI BANGSA. CARA BARU ITU IALAH CARA MENGEJAR SESUATU MAKSUD DENGAN ALAT ORGANISASI POLITIK, CARA BERJUANG DENGAN PERSERIKATAN DAN PERHIMPUNAN POLITIK, CARA BERJUANG DENGAN TENAGA PERSATUAN.”

PARA PENDAHULU YANG BERKUMPUL DALAM ORGANISASI-ORGANSIASI SEPERTI BOEDI OETAMO ITU MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI TERBENTUKNYA  BANGSA MELALUI ORGANISASI.

BUKAN PERTAMA-TAMA DENGAN MEMBERIKAN HARTA ATAU SENJATA, MELAINKAN DENGAN KOMITMEN SEPENUH JIWA RAGA. DENGAN SEGALA KETERBATASAN SARANA DAN PRASARANA SAAT ITU, MEREKA TERUS MENGHIDUP-HIDUPI API NASIONALISME DALAM DIRI MASING-MASING.

SERATUS SEPULUH TAHUN KEMUDIAN, BANGSA INI TELAH TUMBUH MENJADI BANGSA YANG BESAR DAN MAJU, SEJAJAR DENGAN BANGSA-BANGSA LAIN. MESKI BELUM SEPENUHNYA SEMPURNA, RAKYAT TELAH MENIKMATI HASIL PERJUANGAN PARA PAHLAWANNYA BERUPA MENINGKATNYA PEREKONOMIAN, KESEJAHTERAAN, PENDIDIKAN, DAN SEBAGAINYA. KERINGAT DAN DARAH  PENDAHULU BANGSA TELAH MENJELMA MENJADI HAMPARAN PERMADANI PERIKEHIDUPAN YANG NYAMAN DALAM RENGKUHAN KELAMBU KEMERDEKAAN.

KALAU SEKARANG BANGSA INI PUNYA HAMPIR SEGALA YANG DIBUTUHKAN, SEHARUSNYA KITA TERINSPIRASI BAHWA KONDISI EMBRIO BANGSA SEABAD LALU YANG BERADA DALAM RUNDUNGAN KEPAPAAN PUN, KITA TELAH MAMPU MENGHASILKAN ENERGI YANG DAHSYAT UNTUK MEMBAWA KEPADA KEJAYAAN. APALAGI KINI, KETIKA KITA JAUH LEBIH SIAP, TAK BERKEKURANGAN DALAM SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA MANUSIA.

SAUDARI-SAUDARA SEBANGSA DAN SETANAH AIR,

BUTIR KELIMA DARI NAWACITA KABINET PRESIDEN JOKO WIDODO DAN WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA BERISI VISI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MANUSIA INDONESIA MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN.

PADA AWAL TAHUN INI, VISI TERSEBUT MENDAPAT PENEKANAN LEBIH MELALUI AMANAT PRISIDEN JOKO WIDODO YANG MENYATAKAN BAHWA PEMERINTAH AKAN MENINGKATKAN PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA TAHUN 2019, MELANJUTKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR YANG MENJADI FOKUS PADA TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA.

MELALUI PEMBANGUNAN MANUSIA YANG TERAMPIL DAN TERDIDIK, PEMERINTAH INGIN MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI DAN SECARA SIMULTAN MENINGKATKAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIANYA.

BAYANGKAN JIKA KITA SEPENUHNYA BERHASIL MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL DARI 260-AN JUTA LEBIH PENDUDUK NEGERI INI. BERCERMIN DARI KEBERHASILAN BOEDI OETOMO MENGGALANG IDE NASIONALISME MULAI DENGAN SEGELINTIR ORANG SEABAD LALU.

APA JADINYA  JIKA SELURUH SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL KITA SAAT INI TERHIMPUN DALAM IDE NASIONALISME YANG SAMA, DALAM CITA-CITA UNTUK KEJAYAAN BANGSA YANG SAMA?

KEKAYAAN ALAM MERUPAKAN SUMBER DAYA YANG TERBATAS. BUTUH SEGUDANG PRASYARAT UNTUK BISA DIEKSPLOITASI, DAN SELALU ADA LIMIT UNTUK MENGGENJOT PEMANFAATANNYA. SEDANGKAN SUMBER DAYA MANUSIA KITA MENYEDIAKAN KAPASITAS DAN KAPABILITAS YANG SANGAT LUAS UNTUK DIKEMBANGKAN.

KEBANGKITAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA SECARA BERSAMA-SAMA DAN KOMPAK, TANPA TERDISTRAKSI OLEH GODAAN-GODAAN YANG KONTRAPRODUKTIF, AKAN MEMBAWA KEPADA KEJAYAAN BANGSA, SELAIN SECARA OTOMATIS BAGI INDIVIDU-INDIVIDUNYA SENDIRI.

OLEH SEBAB ITU TEMA “MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DALAM ERA DIGITAL” DALAM HARI KEBANGKITA NASIONAL, 20 MEI 2018, HARUS DIMAKNAI DENGAN UPAYA-UPAYA PENYADARAN SETIAP MASYARAKAT INDONESA, UNTUK MENGEMBANGKAN DIRI DAN MEREBUT SETIAP PELUANG DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS DIRI YANG DIBUKA OLEH BERBAGAI PIHAK, BAIK OLEH PEMERINTAH, BADAN USAHA, MAUPUN MASYARAKAT SENDIRI.

PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA JUGA HARUS DILETAKKAN DALAM KONTEKS PEMERATAAN DALAM PENGERTIAN KEWILAYAHAN, AGAR BANGSA INI BANGKIT SECARA BERSAM-SAMA DALAM RANGKA KEBANGSAAN INDONESIA.

SAUDARA-SAUDARA SEBANGSA DAN SETANAH AIR,

DULU KITA BISA DENGAN KETERBATASAN AKSES PENGETAHUAN DAN INFORMASI, DENGAN KETERBATASAN TEKNOLOGI UNTUK BERKOMUNIKASI, BERHIMPUN DAN MENYATUKAN PIKIRAN UNTUK MEMPERJUANGKAN KEDAULATAN BANGSA. SEHARUSNYA SEKARANG KITA JUGA BISA, SEPIKUL BERDUA, MENJAGA DUNIA YANG SERBA DIGITAL, AGAR MENJADI WADAH YANG KONDUSIF BAGI PERKEMBANGAN BUDI PEKERTI, YANG SEIMBANG DENGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN GENERASI PENERUS KITA.

SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-110. MARI MAKNAI PERINGATAN TAHUN INI DI LINGKUNGAN KITA MASING-MASING SESUAI LINGKUP TUGAS KITA MASING-MASING, UNTUK SEMAKSIMALKAN MUNGKIN MEMFASILTIASI PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA, TERUTAMA GENERASI MUDA, YANG AKAN MEMBAWA KEPADA KEJAYAAN BANGSA DI TAHUN-TAHUN MENDATANG.

TERIMAKASIH. BANGKIT INDONESIA
WASSALAMUALAIKUM WR,WB.
OM SHANTI SHANTISHANTI OM

(JAKARTA, 20 MEI 2018 MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA).

(IsJo/tim)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 21 Mei 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional