Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pangdam Madsuni Resmi Tutup Operasi Teritorial di Poso

Poso, detiKawanua.com - Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Madsuni, menutup Operasi Teritorial Sintuwu Maroso, di Poso bertempat di lapangan sepakbola Desa Mapane, Kecamatan Poso Pesisir, pada Sabtu (19/05). Dalam sambutannya, dia mengatakan, selama kurang lebih 70 hari sejak 12 Maret 2018, prajurit TNI dan Kepolisian Indonesia dan unsur pemda serta segenap komponen masyarakat Poso telah bahu-membahu menyukseskan operasi teritorial yang digelar TNI untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat serta kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Saya selaku penanggung jawab Operasi Teritorial TNI Sintuwo Maroso 2018 menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materil sehingga operasi teritorial TNI ini berjalan baik dan lancar," kata Madsuni.

Kata dia, pada operasi teritorial itu, telah dilaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bersifat sosial kemasyarakatan seperti penyuluhan pengobatan massal, perpustakaan keliling, Pramuka, dan pelatihan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme, wawasan kebangsaan dan kesehatan masyarakat.

Hasil operasi teritorial sudah dirasakan hasilnya, antara lain situasi Poso dan sekitarnya semakin aman dan damai, kegiatan ekonomi riil di tengah-tengah masyarakat semakin meluas sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sistem pemerintahan berjalan baik, pertahanan dan keamanan serta semakin terbinanya semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air.

Keberhasilan bintara pembina desa menangkap dua orang yang terlibat terorisme beberapa waktu lalu, kata Madsuni, adalah juga cermin kepedulian masyarakat Poso dan kesiapan serta analisa intelijen yang cermat dari prajurit yang terlibat dalam Operasi Teritorial TNI Sintuwu Maroso.

Bupati Poso, Kolonel Marinir (Purnawirawan) Darmin Sigilipu, mengatakan, operasi teritorial TNI mendorong terlaksananya sistem pertahanan dan keamanan, meminimalisasi potensi konflik yang menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa.

Melalui operasi teritorial itu, katanya, terbina semangat cinta Tanah Air dan bangsa dari segala upaya yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan. Operasi teritorial juga membantu terwujudnya pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan hidup masyarakat.

"Saya minta seluruh hasil karya yang telah dikerjakan melalui operasi teritorial ini terus dipelihara dengan baik termasuk sikap kebersamaan dan persaudaraan yang selama ini terbangun dengan baik," tands Sagilipu.

(IsJo/tim/Pensatgasopster)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 20 Mei 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional