Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Hari Ini, Verifikasi Terbaik LBS Tingkat Nasional di Talaud di Mulai

Talaud, detiKawanua.com - Kabupaten Kepulauan Talaud, khususnya Desa Kiama Barat telah masuk masuk nominasi Nominasi Pelaksanaan Terbaik Lingkungan Bersih Sehat (LBS) Tingkat Nasional menyisihkan sejumlah desa lain dan menjadi delegasi Provinsi Sulawesi Utara. Nantinya dalam kategori Kabupaten, Talaud akan bersaing dengan nominator lain dari Pemprov Sumut.

Dipimpin langsung Ketua Tim Verivikasi Pusat Lapangan LBS dari  Anjar Purwani yang didampingi Rien Yuniantari, Minar Indriasih bersama TP PKK Sulut yang terdiri dari Jenne Mandu, dr Linda Matali, dr Mala Pontoh - Mailangkay dan Ketua TP PKK Talaud Ny Henny Paulina Tuange  Totopandey . Tim yang ada telah tiba di Talaud sejak kemarin ini melakukan verifikasi LBS di desa kiama barat.

Dalam sambutannya Ketua Tim Verivikasi Anjar Purwani mengatakan, program LBS  telah dilaksanakan sejak tahun 1994. Dan untuk menyukseskan program tersebut diharapkan ada sinergitas dari masyarakat dan unsur lainnya atau tidak hanya bergantung pada PKK  dan Dinkes.

"Sebenarnya ini bukan penilaian. Yang kami lakukan adalah verivikasi berdasarkan bedah dokumen yang telah dikirim dan masuk ke kami, sehingga desa Kiama Barat masuk menjadi salah satu nominasi tingkat nasional. Jadi Survei yang akan membuktikan di lapangan," ujar Purwani, Selasa (8/5).

Verifikasi melalui survei diketehui akan dilaksanakan hingga Rabu (9/5) besok.

Sebelumnya Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange mengakui heran dengan masuknya Talaud, khususnya desa Kiama Barat sebagai salah satu nominasi LBS. Oleh karenya Ia sangat mengapresiasi raihan tersebut.

"Lewat kunjungan tim  dari Pusat hingga Provinsi kamk sangat mengapresiasi. Saya sebenarnya membayangkan kriteria apa sih sehingga Talaud bisa masuk nominasi dan mewakili provinsi Sulut. Artinya dari kekurangan yang ada  di Kabupaten ini, kami merasa tidak layak. Oleh karena itu, dari hasil penilaian di lapangan kami menyampaikan itulah keberadaan dan kondisi nyata kami di daerah perbatasan," kata Tuange.

Hadir juga pada acara pembukaan yang dilaksanakan di aula BPU Desa Kiama Barat diantaranya, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Sekda, Alex Sahadula, Staf Ahli Bupati Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Isak Tamaroba, Kepala DP3AMD, Max Binilang, Camat Melonguane Oni Maliatja, Kades Kiama Barat Karel losoh dan  ibu- ibu TP PKK Kecamatan Melonguane dan tiga desa di Kiama serta masyarakat. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 08 Mei 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional