Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Hadiri R20 Austrian World Summit, Andrei Angouw : Sulut Harus Ambil Langkah Strategis

Ketua DPRD Sulut,  Andrei Angouw bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat Menghadiri R20 Austrian World Summit. 

Austria (Wina), detiKawanua.com - Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengikuti pembahasan tentang Perubahan dan Upaya Perlindungan Iklim Dunia atau R20 Austrian World Summit yang berlangsung di Kota Wina Negara Austria pada Selasa (15/05) dan diikuti kurang lebih 700 peserta dari 50 negara dunia.

Pada kesempatan itu,  Kanselir Austria Sebastian Kurz yang juga merupakan pemimpin termuda di dunia, dimana dalam sambutan itupun terungkap bahwa selama satu dekade terakhir, kawasan, negara bagian, dan kota di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa kontribusi dan kepemimpinan mereka sangat penting untuk mempercepat transisi menuju masa depan rendah karbon yang berkelanjutan.

"Oleh karena itu R20 Austrian World Summit merupakan prakarsa jangka panjang untuk menciptakan platform jaringan yang akan membantu daerah, negara bagian dan kota menerapkan tujuan pembangunan berkelanjutan PBB dan memenuhi target perlindungan iklim global yang digariskan dalam Perjanjian Paris," terang Kurz.

Selain Kurz juga terdapat sejumlah pembicara penting yang hadir saat itu seperti, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden Austria Alexander Van der Bellen dan Chairman of R20; Regions of Climate Action Arnold Schwarzenegger.

Dimana pada kesempatan itu Schwarzenegger menerangkan pentingnya inisiatif perubahan iklim R20 untuk mewujudkan proyek-proyek perlindungan iklim seefektif mungkin. Dimana, R20 memiliki kemitraan yang kuat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, lembaga pembiayaan internasional (Bank Dunia, Bank Investasi Eropa, dll.) Dan dengan jaringan wilayah seperti C40 (Kelompok Kepemimpinan Iklim Kota) dan ICLEI (Pemerintah Lokal untuk Keberlanjutan). 

Menurut Ketua DPRD Sulut,  Andrei Angouw yang menghadiri acara tersebut, pemimpin dunia diajak untuk merumuskan strategi kebijakan global terkait dengan mekanisme keuangan inovatif untuk mempercepat perlindungan iklim dan proyek proyek hijau melalui peran  kolaboratif investasi lokal dan regional, lembaga keuangan dan yayasan swasta. Disamping itu, merancang konsep mobilitas masa depan, dan solusi cerdas untuk model pasokan energi baru, agar dapat menjadi pendorong utama bagi transformasi dalam perlindungan iklim dan menanggulangi pencemaran lingkungan, serta potensi resiko kesehatan akibat polusi global saat ini

"Oleh karena itu, Sulut perlu mengambil langkah strategis antara lain melalui kebijakan seperti pengembangan investasi dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, teknologi karbon rendah, proyek infrastruktur hijau, pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, energi terbarukan di pasar listrik dan teknologi inovatif, sistem transportasi berkelanjutan, dan upaya konkrit mengurangi polusi untuk kesehatan manusia," pungkas Angouw. 

Diketahui, R20 Austria & EU , yang didirikan oleh Monika Langthaler pada tahun 2014, adalah hub R20 lokal di Austria. Asosiasi ini adalah mitra internasional, yang aktif di semua jaringan R20 dan inisiatif seputar isu-isu perlindungan iklim dan "brainbows - perusahaan informasi" adalah badan penyelenggara dari Austrian World Summit.

R20 Austrian World Summit turut dihadiri Ketua TP PKK Sulut, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Sekdaprov Edwin Silangen, dan Anggota DPRD Rocky Wowor, Bart Senduk, Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP Hendry Kaitjili, Kepala Biro Umum dan Protokol Clay June Dondokambey, dan Rio Alexander Dondokambey. (Adv) 

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 16 Mei 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional