Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

THL Perempuan Jadi Sorotan Isteri Gubernur Ibu Rita Tamuntuan

Manado, detiKawanua.com - Memberikan pemahaman dan menanamkan nilai-nilai etika kepribadian bagi seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) yang bawahi Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulut dalam melaksanakan tugas terutama dalam melaksanakan pelayanan publik dengan baik sehari-hari diinstansi masing-masing, maka kehadiran Ketua TP PKK Sulut, Rita Maya Tamuntuan-Dondokambey pada Kamis (05/04) pagi tadi di Ruang FJ.Tumbelaka Kantor Gubernur, pun dirasakan sangat penting sebagai pemateri dengan memberikan pemahaman terkait fungsi, tugas hingga tata cara etika kepribadian diri hingga berpakaian yang sesuai sebagaimana mestinya dicerminkan sebagai seoarang THL yang baik terutama bagi THL perempuan.

Ketua TP PKK Sulut, Rita Maya Tamuntuan-Dondokambey dalam penyampaian materinya, bahwa THL atau Honorer adalah Non PNS yang diangkat oleh pembina kepegawaian bukan oleh Kepala Perangkat Daerah yang sudah terikat kontrak dan otomatis diatur melalui SK Gubernur dan juga Peraturan Gubernur (Pergub) sehingga harus ditaati, termasuk tata cara berpakaian penampilan yang baik dan rapi.

"Khusus THL perempuan itu dalam berpakaian/seragam keki memakai sepatu pantofel warna hitam (hak rendah) dan rok juga harus dibawah lutut, agar terlihat rapi dalam penampilan di kantor dan sebaiknya juga tidak melebihi assesoris yang dibutuhkan, dengan warna warni agar tidak mencolok," ingat Tamuntuan dalam kegiatan yang mengambil tema 'Sosialisasi Etika dan Kepribadian Tenaga Harian Lepas Dalam Pelayanan Publik'.

Lanjutnya juga selain itu untuk seragam pakaian olahraga juga baiknya para THL menggunakan traning dan bukan jenis leging, jins, 3/4 stengah kaki juga menghindari pakaian celana ketat.

"Juga dalam selama melaksanakan tugas baiknya jangan mewarnai rambut terlalu terang (cat rambut pirang). Saya anjurkan juga untuk berdandan rapi, tidak menor namun tampil secara sederhana," ungkapnya.

Oleh karena itu Rita mengharapkan kepada para THL untuk tunjukkan kerja maksimal kemampuan dan profesional dengan etika kepribadian dalam menjalankan tugas masing-masing.

"Baiknya hindari melakukan pekerjaan yang bukan keahliannya agar hasilnya maksimal karena THL ditempatkan juga sesuai dengan tugas dan fungsi. Semoga THL dingkup Pemprov Sulut dapat bekerja lebih baik sesuai dengan etika kepribadian yang baik pula," tutup Rita.

Diketahui kegiatan tersebut diprakarsai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut bersama TP PKK Sulut itu dibuka oleh Kepala BKD, Femmy Suluh serta penyampaian laporan kegiatan melalui Sekertaris BKD Sulut, Floura Krisen. Turut hadir para pengurus TP PKK Sulut, Tenaga Administrator dan Pengawas, serta Perwakilan THL dari masing-masing instansi.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 05 April 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional