Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Ratusan Peserta Paket B Dan C Boltim Mengikuti UNBK

Peserta UNBK Paket B dan C.

Boltim, detiKawanua.com - Seratus Tiga Puluh Tujuh siswa paket B dan C di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian yang bertemakan, Pestasi Itu Penting tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim, Yusri Damopolii tepat di laboratorium komputer SMP Negeri 2 Tutuyan, pada Jumat (27/04) akhir pekan kemarin.

Sebelum membuka UNBK, Yusri memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta. Sehingga Dia sangat optimis, untuk seluruh peserta pasti bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul di monitor komputer.

"Kalau dilihat dari sisi kemampuan ilmu pengetahuan, Saya yakin mereka (peserta UNBK-red) mampu mengisi soal-soal ujian. Kiranya pelaksanaan UNBK ini, bisa berjalan aman dan lancar sampai selesai," ujar Yusri.

UNBK ini dilakukan dengan 3 sesi. Dilaksanakan selama 4 hari, mulai Jumat (27/4) sampai Senin (30/4). Untuk mengantisipasi kendala listrik saat proses ujian berlangsung, kami menyediakan mesin genset. Sebab, di Boltim sering mati lampu.

"UNBK ini dilaksakanan selama Empat hari,  dengan Tiga sesi. Kami juga menyediakan genset guna mengantisipasi listrik padam saat ujian berlangsung," terang panitia pelaksana Rosmiati Suleman.

Salah-satu peserta ujian paket C, Jein Mamuko saat diwawancarai sejumlah awak media mengatakan, bahwa Dirinya siap mengikuti UNBK. "Soal mengoprasikan komputer, tidak masalah. Sebab, kami sudah mengikuti tahapan-tahapan simulasi," ungkap Jein.

Sebelumnya, juga pengawas UNBK paket B dan C Boltim, Rudiyanto Mamonto mengingatkan, kepada peserta ujian hendaknya bertekun, "banyak berdoa. Berusaha keraslah untuk bagaimana cara agar, dapat mengisi soal dengan baik," tutur Rudiyanto. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 29 April 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional