Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Pemanfaatan Lahan Tidur, Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Talaud

Talaud, detiKawanua.com - Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Kodim 1312/ Talaud kembali menggelar tanam perdana dari gerakan pemanfaatan lahan tidur di Desa Perangen, Kecamatan Rainis dengan luas lahan tanam   kurang lebih 5 hektar, Kamis (26/4).

Dandim 1312/ Talaud, Letkol ( Arm ) Gregorius Eka Setiawan mengatakan, kegiatan yang dilakukan bersama pemda  atas petunjuk Bupati merupakan salah satu upaya  untuk memotivasi masyarakat di seluruh wilayah agar dapat memanfaatkan dan mengolah lahan subur yang kosong dengan budidaya berbagai tanaman. Hasil penanaman ini nantinya bisa dikonsumsi dan dijual, sehingga menghasilkan income bagi masyarakat.

"Sayang kalo lahan kosong terus hanya ditumbuhi semak belukar begitu saja. Mengapa lahan ini tidak kita olah dengan budidaya pertanian, misalnya tanam jagung, cabai, sayuran dan lain sebagainya yang akan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat. Ini adalah salah satu bentuk ekonomi kreatif dengan memanfaatkan segala potensi wilayah yang ada. TNI terus berupaya mempelopori dan membantu pemerintah untuk mendorong kemajuan dan percepatan pembangunan dari aspek pertanian ," ujar Dandim 1312/ Talaud.

Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange di tempat sama menerangkan, salah satu program Presiden adalah  kiranya di tahun 2024 ke atas, Indonesia  sudah berada pada swasembada pangan dan kedaulatan pangan. Dan kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan salah satu upaya mewujudkan program tersebut.

"Kita seringkali menemukan beras Vietnam, beras Thailand. Saya berpikir  apakah tanah mereka lebih subur dari kita ?. Tidak tanah mereka tak lebih subur dari kita. Tetapi, kenapa kita masih memakan beras luar negeri. Ini memalukan," kata Plt Bupati.

Masyarakat berharap kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara kontinyu atau berkesinambungan.

Adapun benih pertama yang di tanam di lahan yang telah disiapkan adalah jagung. Penanaman dengan cara konvensional yang lewat melubangi tanah dengan patok yang seterusnya dimasukan benih dilakukan oleh Plt Bupati, Dandim, Danlanal Melonguane yang diwakili Pasintel, Kapten ( Mar) Agustinus, Kasat Sabhara Polres Kepulauan Talaud, IPTU Ferry Padama, Perwakilan RRI Talaud dan FWP. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 27 April 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional