Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Lanal Tahuna Mengelar Kegiatan Limed Bersam Crew KRI Rimau - 724

Tahuna, detiKawanua.com - Kegiatan Lintas Medan (Limed) yang dilaksanakan oleh Lanal Tahuna serta Crew Kapal AL KRI - 724. yang berlangsung degan baik dan aman, kegiatan limed tersebut Star dari lapangan Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna, Kamis (12 /4),  yang diikuti oleh Personil Ba/Ta Lanal Tahuna dan Personil Ba/Ta KRI Rimau - 724.

Dengan jalur jalan melewati galian C kelurahan Santiago dengan Medan berbatu dan terjal, limed berakhir di Pananekeng Kecamatan Tahuna Barat. 

 Sementara itu Setyo Widodo ditemui sejumlah wartawan mengatakan lintas Medan ini dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan perorangan, prajurit Lanal Tahuna dan Prajurit KRI Rimau -724 melaksanakan latihan lintas medan (Cross Country).

"Dengan adanya latihan Lintas Medan ini akan menambah semangat juang bagi prajurit Lanal Tahuna dan prajurit KRI Rimau - 724 dalam melaksanakan pembinaan fisik dan mental. Latihan Lintas Medan ini diharapkan bagi prajurit Lanal Tahuna mampu melatih keterampilan fisik untuk dapat mengatasi rintangan alam dan buatan. Melatih ketahanan fisik serta melatih kekompakan dan ketelitian antar sesama prajurit guna menjaga sportivitas dan jiwa korsa," ujar Widodo 

Ditambakannya ini salah satu bentuk pembinaan prajurit degan mengadakan kegiatan Limed agar supaya prajurit itu memiliki jiwa korsa.Kunci Widodo 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh :
Danalanal Tahuna Kolonel laut (P) Setiyo Widodo SE,.M.Si,  Palaksa Lanal Tahuna Letkol laut (P) Sutarto Wilson SH,.MH, Paspotmar Lanal Tahuna Mayor laut (KH) Djemy Katanga S.Th, Dandenpomal Lanal Tahuna Mayor laut (PM) Hendratmo B Wibowo S.Pd, Pasintel Lanal Tahuna mayor laut (P)  Agung Dwi Handoko D, Pasops Lanal Tahuna Kapten laut (P) Sofwan, dan Crew KRI Rimau - 724 dibawah pimpinan Kapten laut (P) Roy T.,B.E (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 12 April 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional