Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Mei Mendatang, Ratusan Penerima Bantuan Bakal Miliki RTLH

Boltim, detiKawanua.com - Awal bulan Mei mendatang, sebanyak 750 unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), direalisasikan oleh Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Boltim.

Dikatakan Kepala Dinsos Boltim, Rudy S. Malah kepada media ini, bahwa awal Mei tahun ini semua bantuan RTLH segera direalisasikan.

"Ya pelaksanaanya Mei bulan depan. Kita akan kerjakan RTLH sesuai peruntukannya kepada 750 penerima bantuan. Diantara ratusan RTLH tersebut, hampir semua rumah mereka memang sangat memprihatinkan. nah hal ini yang perlu dan prioritasnya kita laksanakan tahun ini," jelas Rudy.

Katanya, Kecamatan Modayag Induk sekitar 200 lebih unit, 64 unit di kecamatan Tutuyan, dan paling sedikit kecamatan Mooat 60 unit rumah. sedangkan Kotabunan, Motongkad serta Nuangan semuanya ratusan unit juga.

"Nah, kita bangun RTLH, yang sudah mempunyai tanah dan rumah sendiri dan layak mendapatkan bantuan. Sebab, itu salah-satu persyaratannya," ucapnya.

Hampir semua merata disetiap kecamatan, terdapat penerima RTLH yakni para janda tua. terbanyak di kecamatan Modayag, Tutuyan sesuai data yang ada. Anggaran per unit Rp. 17,500 ribu. Sedangkan, keseluruhan dana bantuan 750 unit RTLH Rp. 13,1 miliar sumber APBD. ini dana stimulan untuk mereka penerima bantuan. Bisa dipastikan 750 unit RTLH tahap awal dimaksud akan terealisasi," ungkapnya, Senin (16/04).

Disamping itu, juga ada bantuan RTLH melalui CSR oleh beberapa perusaahan di Boltim yang memberikan dana kepada penerima 50 unit RTLH. untuk tahap awalnya 30 unit selanjutnya 20 unit. Per unit RTLH Rp. 17,500 juta. Untuk tahap awal, dananya sudah masuk dalam direkening penerima. Pelaksanaan pembangunannya pekan depan. Ini lebih dulu kita lakukan pelaksanaan pembangunannya pada  Mingu depan. Bantuannya, terbagi dari desa-desa dilingkar tambang perusahaan. Diantaranya, Desa Bulawan, Kotabunan, dan Bukaka. Juga desa Lanut, Bai, Buyandi dan Tobongon.

"Bantuannya semua dalam bentuk barang. Tahun kemarin, bangunan RTLH itu semi permanen. Tahun ini bangunannya sudah permanen, baik bantuan dana APBD maupun CSR. Karena, kita menggunakan kerangka baja ringan. mengingat agar bangunan RTLH bisa bertahan hingga puluhan. Saya berharap, para pemerima bantuan,  agar ikut serta membantu dalam pelaksanaan pembangunan RTLH nanti, walau hanya dalam bentuk tenaga dan pergunakan dengan sebaik baiknya bantuan yang diberikan oleh pemerintah" terang, Rudi siang tadi diruang kerjanya. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 16 April 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional