Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Bupati PST : Indonesia Harus Mampu Masuk di kedaulatan Pangan

Talaud, detiKawanua.com - Dalam upaya mendukung program pemerintah terkait kedaulatan pangan. Berbagai hal tentunya perlu dilakukan. Salah satunya pemanfaatan lahan tidur. Setelah membantu masyarakat dalam pendampingan tanam padi. Kali ini Kodim 1312/ Talaud yang dipimpin Dandim, Letkol ( Arm) Gregorius Eka Setiawan,SE bersama jajaran anggota termasuk koramil dibawahanya  dan unsur Forkopimda melaksanakan penanaman perdana  program Pemanfaatan Lahan Tidur. Adapun benih pertama yang ditanam adalah jagung. 
Hadir juga pada kegiatan tersebut, Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange,S.Sos, M.Si, Kapolres, AKBP M Denny I Situmorang, SIK,  Kabandara Melonguane, Fanani Zuhri, perwakilan Kejari, dan Kasdim 1312/ Talaud, Mayor ( Inf ) Sigfried Panaha, S.Sos.

"Indonesia harus mampu masuk di kedaulatan pangan. Oleh karena itu, ada  penugasan utama juga kepada jajaran TNI untuk membackup seluruh tugas dalam rangka kedaulatan pangan. Pemda bersama TNI - Polri  akan selalu bersinergi menyukseskan program tersebut," ujar Plt Bupati sebelum menyerahkan bibit kepada babinsa Melonguane, Sabtu (14/4) sore sekira pukul 16.30 Wita.
Atas upaya yang dilakukan Kodim1312 / Talaud. Plt Bupati sangat mengapresiasi dan berharap semoga  ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat di Talaud, tanah porodisa.

"Sebetulnya lahan ini lahan tidur. Dan hari ini Kodim telah memberikan contoh  terbaik  bagi pemda. Saya berterima kasih. Dan semoga ini  juga akan menjadi suport dan motivasi bagi seluru masyarakat bahwa  di daerah kita tak ada istilah tanah tidak subur atau tanaman tidak akan jadi. Semua bisa asalkan kita berupaya," katanya saat memberikan bibit.

Diharapkan juga kepada Kodim melalui koramil dibawahnya untuk dapat menjalankan program yang sama di wilayah masing - masing.
Penanaman dilakukan secara manual dan menggunakan mesin pupil yang dikemudikan plt Bupati , Dandim dan Kapolres.

"Kalo jagung yang ini dapat dipanen 105 hari, plus keringnya sampe empat bulan. Kita juga akan mencoba penanaman abaka," tambah Dandim.
Selain pemanfaatan lahan tidur. Di hari yang sama juga Kodim menggelar acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat pers Kodim , Pemberian Piagam Penghargaan giat SAR Prajurit Marinir dan Syukuran kenaikan Pangkat  yang juga dihadiri  undangab dari giat yang  pertama. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 16 April 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional