Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pilrek Unsrat 'Panas', Ketum IAKMI: Grace Kandou Bukan Plagiat

Dr Ridwan Thaha MKes, Ketum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). /ist

Manado, detiKawanua.com - Atmosfer jelang Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, kian panas.

Banyak informasi dan 'isu' menyelimuti pemilihan orang nomor satu di kampus kebanggaan masyarakat Sulut ini. Yang terbaru, tarik menarik soal bakal calon Rektor Unsrat Manado Prof Grace Debbie Kandou tentang auto plagiat.

Terkait hal ini,  Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia  (IAKMI) Dr Ridwan Thaha MKes, angkat bicara. 

Menurut Thaha, Prof Grace adalah salah satu aset terbaik yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sehingga, orang-orang yang seperti Prof Grace yang mendapat perlakuan tidak adil karena 'ambisi' kekuasaan, harus kita bela.

"Prof Grace tidak bersalah. Jangan karena kepentingan dalam pemilihan Rektor Unsrat, mengorbankan seseorang. Ini sangat tidak elok dalam pertarungan suksesi," kata Thaha.

Dikatakan Thaha, ada beberapa tahapan untuk mendapatkan guru besar, seperti penulisan ilmiah yang harus dimuat di jurnal internasional, dan tidak pernah melakukan atau mengutip karya orang lain.

"Kami IAKMI siap bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh Prof Grace untuk mendapatkan status guru besarnya. Karena kami tahu persis bagaimana saudara Grace Debbie Kandou mendapatkan gelar Profesornya," ungkap Thaha lagi.

Untuk itu, dia mengimbau, jika memang diperlukan penjelasan dari IAKMI, sebagai Ketua Umum dirinya siap memberikan penjelasan.

"Bahkan bukan hanya secara lisan, kami siap memberikan keterangan. Jika diperlukan kehadiran, kami siap untuk datang,” tegasnya.

(*/Indra)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 12 Maret 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional