Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Natalisa Kakak Kapolri Tito Sambangi Pemprov Sulut, Ternyata Akan Merencanakan Penerapan Sistem MPP

Manado, detiKawanua.com - Inovasi dibidang pelayanan publik pemerintahan di Indonesia terus dipacu guna efisiensi peningkatan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, hal itupun kini telah dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang nantinya juga berlaku surut hingga di 15 kabupaten kota.

Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen kepada wartawan di Kantor Gubernur, Selasa (06/03) siang tadi usai menerima kunjungan dari Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Prof. Diah Natalisa (yang diketahui merupakan kakak dari Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian), bahwa sistem instansi pelayanan publik akan berada dalam satu tempat/gedung ibaratnya seperti Mall (pusat pembelanjaan) yang didalamnya telah menyediakan semua pelayanan yang dikemas dalam 'Mall Pelanyanan Publik' (MPP).

"Yang paling penting adalah komitmen sudah dan tinggal konsisten kita akan melaksanakan dan MPP ini akan kita bangun di 15 kabupaten Kota di Sulut, dalam rangka untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang sangat lengkap, dan ini merupakan hal untuk lebih mendekatkan pelayanan publik pada masyarakat,” kata Silangen.

Sementara itu Deputi MenPAN-RB, Diah Natalisa mengungkapkan bahwa maksud tujuan ke Sulut merupakan kunjungan kerja dalam mensoaialisasi inovasi kompetitif pelayanan publik yang merupakan program KemenPAN-RB.

"Kementerian diberikan wewenang pemerintah untuk membuat dan merumuskan tentang pelayanan publik nasional ini. Dalam pertemuan tadi kami telah melakukan sosialisasi Sistim informasi Pelayanan Publik (SIPP) dan Sosialisasi Forum Konsultasi Publik serta survey kepuasan masyarakat dan kami sangat berharap melalui komposisi yang terpadu tentang berbagai hal yang penting soal pelayanan publik di provinsi dan kabupaten kota dapat bersinergi,” jelasnya, seraya mengatakan bahwa pada sebelumnya juga berkunjung ke Kota Tomohon, yang merupakan salah satu kota di Indonesia akan mengimplementasikan konsep baru yaitu 'Mall Pelayanan Publik'.

Adapun konsep dari sistem Mall untuk melakukan pelayanan terpadu (MPP) merupakan konsep KemenPAN-RB untuk pelayanan antar pelayanan yang dilakukan secara terpadu dalam satu lokasi. MPP ini juga dapat melayani seperti pengurusan perijinan yang diberikan Dinas PM-PTSP utamanya dalam pelayanan di daerah baik perijinan maupun non perijinan dan sekarang dipadukan dengan perijinan dari Kementrian dan Lembaga maupun instansi BUMN dan BUMD, contoh didalamnya tergabung institusi Polri guna pelayanan perpanjangan SIM, STNK dan laporan kehilangan, kemudian Kemenkum HAM ada layanan imigrasi, BPJS, PLN PAM dan yang lain-lain yang nantinya akan berkembang sesuai kebutuhan.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 07 Maret 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional