Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pangdam Ganip Tegaskan Soal Bahaya Narkoba Dihadapan 1000 Orang Dalam Rangka HUT Ini

Manado, detiKawanua.com - Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito dalam sambutannya dikegiatan penyuluhan bertema 'Bahaya Narkoba' dalam rangka memperingati HUT ke-54 Dharma Pertiwi dan HUT ke-72 Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun 2018 di Aula Grahadika Kodam XIII/Mdk, Kamis (08/03), selaku pembina Dharma Pertiwi mengapresiasikan upaya dari jajaran pengurus Dharma Pertiwi Daerah M yang telah menyelenggarakan kegiatan dimaksud kepada anggota Dharma Pertiwi dan Persatuan Isteri TNI (Persit) KCK yang juga menghadirkan siswa-siswi SMP dan SMA se-Kota Manado beserta para guru pembimbing.

"Kenapa? karena memang Indonesia saat ini sedang 'Darurat Narkoba'. Bahkan, Bapak Presiden Jokowi sendiri sudah berulangkali menyatakan melalui media Televisi, media cetak dan Online, bahwa Indonesia saat ini menyatakan perang terhadap Narkoba," terang Pangdam dihadapan para tamu undangan dan jajaran Kodam XIII/Mdk kurang lebih 1.000 orang tersebut.

Dikatakannya dengan demikian sudah seharusnya menjadi perhatian serius bersama, mengingat jangan sampai terjadi dalam lingkup keluarga baik saudara maupun anak-anak yang juga merupakan generasi penerus cita-cita kemerdekaan Bangsa Indonesia.

"Jangan sampai menjadi korban dari mafia Narkoba. Saya yakin sepenuhnya bahwa semua yang hadir di sini sudah mengerti dan memahami dengan baik bahwa Narkoba sangatlah berbahaya, baik dari segi kesehatan jiwa maupun raga. Namun kadang-kadang, dalam kondisi tertentu masih ada juga yang terlena bujuk rayu para penjahat pengedar Narkoba," ujarnya.

Oleh karena itu, dalam melakukan tindakan antisipasi menurut Jendral Bintang Dua itu perlunya upaya-upaya khusus dan kreatif dari seluruh stake holder atau para pemangku kepentingan seperti BNN, Kepolisian, aparat pemerintah negara lainnya, orangtua serta guru untuk bersama-sama menyadarkan lingkungan masing-masing senantiasa selalu waspada terhadap Narkoba.

"Dan bahkan anak-anakku para pelajar SMP–SMA sekalian pun nanti bisa menjadi Duta Anti Narkoba. Memang harus diakui bahwa era keterbukaan dan kemajuan teknologi yang sangat pesat akhir-akhir ini bagaikan telah membuka 'Kotak Pandora Dunia Hitam Narkoba' dan berbagai informasi tentang cara untuk memperoleh dan menikmatinya begitu mudahnya diakses oleh siapa saja, termasuk didalamnya anak-anak, para pelajar SMP-SMA, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Yang tanpa dibentengi oleh iman yang kuat dan pengetahuan yang menyeluruh tentang dampak buruk dari persentuhan dengan Narkoba," jelas Pangdam.

Oleh karena itu dirinya berpesan diakhir sambutan untuk kiranya kita semua dapat belajar dari pepatah lama dari orang-orang bijak “Lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Diketahui hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XIII/Merdeka, Kepala BNN Provinsi Sulut,    Ketua Dharma Pertiwi Daerah M beserta para Wakil Ketua, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka, Pembina Harian Dharma Pertiwi Daerah M, Irdam, para Asisten dan Kabalak Dam XIII/Merdeka serta LO AU, Pengurus Dharma Pertiwi Daerah M dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka,
Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi dan Persit Kartika Chandra Kirana.

(IsJo/Bag.Penerangan Kodam XIII/Mdk)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 09 Maret 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional