Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

"Karna Pilkam", Lesawengen di Tuding Gelapkan Pajeko

Desmon Lesawengen.

Tahuna, detiKawanua.com - Dugaan penggelapan perahu bantuan Dinas Perikanan dan Kelautan yang diarahkan oleh beberapa anggota Kelompok Nelayan Kadademahe Desa Bengketang, Kecamatan Tabukan Utara kembali hangat diperbincangkan warga Bengketang, sejumlah wartawan yang menemui mantan Kapitalaung Bengketang Desmon Lesawengen, Selasa (20/3).

Lesawengen membantah degan tegas tudingan yang diarakan kepadanya mengenai penggelapan perahu bantuan tersebut.

"Itu tidak benar. Perahu yang diserakan kepada kelompok nelayan pada tahun 2010. Dan sudah lama terbiar di pantai. Karena telah dibiarkan, maka ada yang menawarkan untuk diperbaiki kembali. Jadi kelompok nelayan mengadakan rapat dan disaksikan oleh salah satu anggota polisi sebagai saksi. Rapat itu adalah rapat kesepakatan bersama untuk menyerahkan perahu itu untuk diperbaiki oleh Sudarman Mangamba," bebernya.

Lanjut Lesawengen juga menambahkan, bahwa di dalam surat perjanjian tersebut sangat jelas keterangannya. "Mengenai oknum yang bernama Sudarman Mangamba, merupakan nelayan penangkap tuna di pulau Lembe. Perahu itu dijanjikan akan diperbaiki oleh saudara Sudarman Mangamba. Kemudian digandeng ke Lembe kedatangan Sudarman Mangamba di Peta  ini banyak sudara di Peta. Dia yang datang menawarkan diri untuk memperbaiki perahu itu dan semua menyepakatinya," tuturnya.

Ketika ditanya mengenai aliran dana dari hasil operasi perahu penangkap ikan tersebut, Lesawengen membantah.

"Saya tidak pernah menerima uang dari hasil perahu tersebut. Saya berfikir hal ini diangkat kembali karena kepentingan Pimilihan kepala kampung (Pilkam). Padahal sudah berapa kali saya jelaskan. Dan sebagian besar masyarakat sangat paham masalah ini," jelas dia.

Sampai hari ini keberadaan Sudarman Mangamba tidak diketahui. Lesawengen mengatakan sudah berapa kali dia menghubunginya untuk mempertanggungjawabkan persoalan itu. Namun tidak bisa dihubungi lagi. Namun demikian sudah ada beberapa orang termasuk petugas yang hari ini mencari keberadaanya di Lembe Kodya Bitung.(js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 20 Maret 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional