Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Gebrakan, Harapan Gubernur Olly Terwujud di SatPolPP 'Jaman Now' Ini

Manado, detiKawanua.com - Setelah melewati masa pendidikan fisik dan materi selama hampir dua pekan, akhirnya ke-53 anggota personil baru Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) Provinsi Sulut di gelombang pertama se-kabupaten kota pada Sabtu (10/03) pagi tadi telah dilakukan prosesi 'pembaretan' atau secara sah dikukuhkan/mengabdi sebagai SatPol-PP atau 'pasukan penegak Perda' terutama di Lingkup Pemprov Sulut, sukses dilaksanakan di Kompleks Mangga Tasik Tanawangko-Minahasa Selatan (Minsel).

Menariknya dalam prosesi persiapan hingga puncak acaranya terbilang selain baru pertama kali/perdana di 'Jaman Now' dibawah kepemimpinan Steven Liow, dilaksanakan dalam perekrutan anggota juga terbilang unik, karena ke-53 anggota baru tersebut sebelum tiba dilokasi pelaksanaan (Mangga Tasik), mereka (anggota) harus berjalan kaki dengan rute awal star pukul 03.00 Wita dini hari di Markas Komando (Mako) SatPol-PP Sulut Jalan 17 Agustus Manado menuju Patung Gurita (Boboca) Malalayang Manado kemudian dilanjutkan ke Lapangan Desa Tambala Kec.Tombariri Minahasa dan berakhir di Lokasi kegiatan Mangga Tasik kemudian melakukan 'Ritual' Pembaretan hingga ditutup dengan apel upacara bersama yang kesemuanya itu dipimpin langsung Kepala SatPol-PP Sulut, Steven Liow dengan Instruktur TNI AL Kopka AMO, Felix Tambengi dan Instruktur Pembantu, Conny Rundengan dengan pengawalan Kasub Valentino Sinaga beserta jajaran SatPol-PP.

Dikatakan Kasat Pol-PP Sulut, Steven Liow, apa yang diharapkan Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) dan Wakil Gubernur (Steven Kandouw) untuk Korps Pasukan Penegak Perda (SatPol-PP) Provinsi Sulut bahwa sudah saatnya direvitalisasi dengan reposisi jabatan dan peran SatPol-PP sangat penting untuk mengahadapi dinamika yang berkembang dimasyarakat.

"Baik menciptakan Kantibmas, termasuk didalamnya semangat untuk medisiplikan ASN lebih baik lagi.  Ada tugas-tugas kita yang harus dilakukan segera selain penegakan Perda, juga pengamanan aset yang didalamnya bagaiman Pol-PP bisa berbaur dan diterima baik dimasyarakat, membangun Pol-PP santun, disiplin tapi taat aturan itu keutamaan agar tidak ada pelanggaran-pelanggaran dalam menjalankan tugas dilapangan," terang Liow.

Untuk prosesi Diklat dasar, mental, fisik dan disiplin kali ini diakuinya dilaksanakan semi militer yang instrukturnya berasal dari satuan Marinir (TNI AL) yang hal itu dilakukan berdasarkan tinggkat pengalaman dalam pendidikan (Diklat) juga cepat beradabtasi dengan ASN terutama para calon anggota dan THL.

"Performance dari Pol-PP sesegera mungkin (peningkatan mutu) sesuai arahan pak Gubernur karena Pol-PP nantinya menjadi ujung tombak dalam menjaga dan membangun kewibawaan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut," ungkapnya.

Diketahui dalam proses pembaretan para anggota tersebut untuk dipersiapkan juga dalam kesatuan khusus yang baru diantaranya, Inteljen dan Medis diluar dari Dalmas dan Damkar, dengan pembentukan usulan SK dari Kasat Pol-PP.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 10 Maret 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional