Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Dugaan SPPD Fiktif di DPRD Sangihe Mencuat

ilustrasi.

Tahuna, detiKawanua.com - Polemik kembali terjadi dikalangan anggota DPRD, tentang persetujuan pimpinan DPRD tak lain adalah pinjaman dana Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe ke pemerintah Pusat hingga kini terus jadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat. Pasalnya, persetujuan yang ditanda tangani oleh pimpinan DPRD Sangihe, diduga tidak melalui rapat paripurna di DPRD Kabupaten Sangihe.

Ironisnya lagi, setelah masalah ini mulai mencuat ke permukaan dan diketahui oleh 21 Anggota DPRD Sangihe, malah para pimpinan wakil rakyat di DPRD Sangihe langsung membuat surat beralibi untuk membatalkan dukungan persetujuan pinjaman tersebut. Anehnya, di saat surat yang di tujukan ke Kementrian dalam Negeri dan Kementrian Keuangan untuk berkonsultasi malah hal tersebut tidak dilakukan.

“Kami juga sampai sekarang tidak tahu isi Surat Perintah Perjalan Dinas (SPPD) ke jakarta pekan lalu, yang kami tau hanya menarik dukungan tanda tangan dari tiga pimpinan di surat perjanjian pinjaman. Kalaupun  di dalam SPPD di cantum konsultasi dengan Kementrian Keuangan maka itu tidak benar, sebab itu tidak dilakukan dan fiktif,” ujar sejumlah anggota DPRD Sangihe yang selama ini tidak tahu soal persetujuan tersebut.

Sementara itu Ketua DPRD Sangihe sampai berita ini diturunkan belum bisa ditemui untuk dimintai tanggapannya terkait masalah ini.

Dihubungi berkali- kali via handponya 082189811xxx tidak ada jawaban. Sementara salah satu staf ditemui detikwawanua tak menapik akan hal tersebut.

“Memang benar waktu itu hanya sampai ke Kemendagri tidak ke kemenkeu, saya juga tidak tahu kenapa tidak ke sana,” beber staf yang meminta namanya tidak dipublikasikan. (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 14 Maret 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional