Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Baru 7 Masukkan Renja, Bupati Sangihe Bakal Tindak Tegas Pimpinan OPD

Bupati Sangihe, Jabes Gaghana.

Tahuna, detiKawanua.com - Terkait dengan adanya Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sangihe yang sampai pertengahan bulan maret baru 7 yang memasukkan rencana kerja (Renja) di tahun 2018. 

Hal tersebut langsung menggelitik  Bupati Jabes Gaghana ketika mendengar laporan Tim Kerja Badan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) pada acara forum konsultasi publik dalam rangka penyempurnaan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), Jumat pekan lalu. Tak hanya itu, Bupati juga terlihat gerah ketika menyampaikan sambutan diacara itu, karena selain memberikan teguran keras, Bupati juga langsung meminta Sekda Edwin Roring melakukan evaluasi dan menindak tegas OPD  yang belum memasukkan renja dimaksud.

Instruski evaluasi dan tindakan tegas Bupati, juga berkaitan dengan minimnya kehadiran pimpinan OPD pada rapat tersebut.

”Tidak masuk akal sudah dipertengahan bulan Maret baru 7 OPD yang memasukkan renja. Saya minta pak Sekda melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD dan memberikan sanksi tegas jika ada pimpinan OPD yang tidak serius,”tegas Bupati. 

Disisi lain , Sekda ketika konfirmasi terpisah mengatakan, instruksi Bupati merupakan tanda awas bagi setiap OPD yang tidak serius melakukan tugas. Ia mengakui selama ini masih sering terjadi pimpinan OPD  yang jarang menghadiri rapat-rapat penting dan hanya mengutus staf atau pejabat bawahannya.

”Jadi ini sebagai tanda awas bagi OPD dan jangan main-main lagi, karena jika sudah tak mau kerja akan dievaluasi dan diganti dengan pejabat lain yang memiliki semangat dan motivasi kerja,”ujar Sekda. 

Sementara terkait pelaksanaan forum konsultasi publik yang dilakukan Bapelitbang mendapat kritikkan dari Staf Khusus Bupati Josephus Kakondo BAE. Ia menyorot dari sisi
kehadiran peserta rapat yang hanya didominasi utusan OPD dan instansi terkait, sementara kalangan stekholder yang langsung berhubungan dengan proses pembangunan, seperti kalangan nelayan, petani maupun pelaku usaha kecil tidak dilibatkan.

”Saya berharap untuk kedepan forum seperti ini jangan hanya dihadiri OPD , tapi nelayan dan petani juga turut diundang, sebab mereka yang lebih tahu permasalahan dibawa dan
dapat memberikan masukkan yang positif terkait program pemerintah,”kata mantan Kepala Bapeda Sangihe yang telah purna (js)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 19 Maret 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional