Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Akan Laksanakan IPRC, IAIN Manado 'Tantang' Akademisi Publikasikan Riset Terbaru

Manado, detiKawanua.com - Untuk meneguhkan diri sebagai institusi akademik-intelektual yang berbasis masyarakat multikultural, IAIN Manado melalui Program Pascasarjana, membuka kesempatan kepada seluruh Akademisi, Peneliti, dan Cendekiawan, baik di dalam Negeri maupun di Luar Negeri, untuk hadir bersama-sama menikmati indahnya Kota Manado, sekaligus mempersentasikan hasil riset terbaru dalam bidang Islamic studies dan Sosial Science. 

Grand Tema yang diusung dalam International Postgraduate Research Conference (IPRC) ini, adalah “Islamic Studies and Multikulturalism” dengan Sub Thema: Islamic Education, Religion and Hunam Right, Religious and Humanitarianism, Religion, Culture, Languange, and Globalized Society, Transboundary and Borders Issues, Development of International Theories and Paradigms, Global and Enviromental Issues, dan Islamic Law/Shariah Economic. Beberapa sub thema ini yang akan menjadi fokus kajian dan pembahasan di dalam IPRC nantinya. 


Dihubungi secara terpisah, Ketua Panitia IPRC Dr Ardianto MPd mengatakan, bahwa, kegiatan IPRC ini sudah dua kali dilaksanakan oleh Pascasarjana IAIN Manado. "Tahun ini menjadi tahun kedua, setelah IPRC pertama sukses dilaksanakan di tahun 2017 yang lalu”, terang Ardianto, yang ditemui di sela-sela kesibukannya sebagai Kaprodi PAI-MPI, di Pascasarjana IAIN Manado, belum lama ini. 

DR Rivai Bolotio MPd selaku Direktur Pascasarjana IAIN Manado, mendukung dengan penuh kegiatan IPRC ini. Beliau mengatakan, "IPRC ini adalah bagian penting dari upaya Pascasarjana melakukan kolobarasi dan sharing ide-ide terkini tentang wacana islamic studies dan sosial science, baik dari kalangan akademis dalam maupun luar negeri", ungkap beliau di tengah kesibukan beliau di 'Kampus Hijau' IAIN Manado.

Sementara Rektor IAIN Manado DR Hj Rukmina Gonibala MSc sebagai penanggun jawab kegiatan IPRC, mengatakan, IPRC adalah bagian dari branding image IAIN Manado, terutama di dunia internasional.

"Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam, IAIN Manado turut bertanggung jawa bterhadap kemajuan dan perkembangan Ilmu Pengetahuanm dalam bidang Islamic Studies dan Social Science. Karena itu kami 'menantang' semua akademisi di dunia untuk mempublilasikan karya terbaru mereka di forum IPRC di Kota Manado ini”, tutur Rektor Gonibala, di tengah-tengah kesibukannya.

International Postgraduate Research Conference (IPRC) sendiri akan dilakasanakan di Sintesa Peninsula Hotel Manado, pada 06-07 April 2018. Pembukaan IPRC ini direncanakan menghadirkan beberapa Keynote Speakers yang akan turut memperkaya perspektif nantinya di dalam panel diskusi. Adapun yang menjadi Keynote Speakers adalah Prof Dr Kamaruddin Amin MA [Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI], Prof Dr Sukree Langputeh [Fatoni University, Thailand], Prof Dr Mohd Afandi Salle [University Sultan Zainal Abidin, Malaysia], Ismail Suardi Wekke PhD [Presiden SEAAM/STAIN Sorong], dan Sulaiman Mappiasse PhD [IAIN Manado]. 

(*/Indra) 

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 14 Maret 2018 , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional