Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Tanpa Hal Ini Sektor Pariwisata Kabupaten Kota di Sulut 'Mati Suri'

Manado, detiKawanua.com - Sektor pariwisata merupakan salah satu program gagasan pemerintah yang turun-temurun hingga ke provinsi dan kabupaten kota yang dapat menghasilkan sumber income besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah (Pemda). Namun, hal itu tidak serta merta dapat dirasakan tanpa ada usaha upaya (Pemda setempat) menggali dan memberdayakan potensi pariwisata di daerah masing-masing, hingga melakukan koordinasi, singkronisasi dan sinergitas program kerja dengan perintah provinsi (Pemprov) sebagai perwakilan pemerintah pusat didaerah.

Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang mengungkapkan kepada wartawan bahwa secara defakto provinsi tidak memiliki wilayah namun dalam administrasi Pemprov Sulut dalam hal ini Dinas Pariwisata memfasilitasi hal yang menjadi kendala juga mengembangkan kabupaten kota dalam memajukan sektor pariwisatanya.

"Penting bagi kabupaten kota untuk bersinergi koordinasi dengan Pemprov agar singkronisasi program berjalan seirama untuk memajukan daerahnya. Seperti yang selalu disampaikan pak Gubernur (Olly Dondokambey) dan pak Wakil Gubernur (Steven Kandouw), tentunya gebrakan keberhasilan parwisata di Sulut juga tidak lepas dari OD-SK," ungkap Mewengkang.

Terkait hal itu dirinya juga mengungkapkan bahwa pihaknya (Dinas Pariwisata) pada tanggal 27 Februari nanti bakal menggelar 'Launching Kalender Event Pariwisata Tahun 2018' yang merupakan agenda kegiatan selama setahun (2018) akan event-event pariwisata di Sulut dalam memacu laju perkembangan turis baik domestik dan mancanegara.

"Launching tersebut merupakan wadah strategis dalam mempromosikan event tahunan di Provinsi Sulut, sebagaimana kita (Provinsi Sulut) dalam setahun ini akan meraih target kunjungan sebanyak 150.000 wisatawan hingga akhir tahun 2018. Kami tentunya memprioritaskan event-event besar berskala internasional seperti di Kota Manado ada Festival Bunaken, Manado fiesta dan Cap Gomeh, di Kota Tomohon ada TIFF, Minahasa ada Festival Danau Tondano, dan di Kota Bitung ada Festival Selat Lembeh, tanpa juga mengenyampingkan iven-iven dari kabupaten kota lainnya," terangnya sembari mengatakan bahwa pada awal bulan Februari ini sudah mencapai 14.000 dan diprediksikan akhir bulan meningkat jadi 20.000, karena sekarang ini penerbangan Cina-Manado dalam seminggu 3 kali.

"Adapun sekarang untuk fasilitas dan tempat nginap (Hotel) di Manado cukup aman tersedia 6.000 kamar, yang tentu seharusnya standby itu sekitar 8.000 kamar. Sekali lagi, keberhasilan sekarang ini karena melihat dari kebutuhan, dan semua keberhasilan (pariwisata Sulut) ini dari OD-SK," kata Mewengkang.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 24 Februari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional