Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Provinsi Sulut Terima Kehormatan Rusia Untuk Promosikan SDA di Moskow

Manado, detiKawanua.com - Kunjungan kenegaraan Duta Besar (Dubes) RI untuk Negara Rusia, Wahid Supriyadi bersama rombongan di Kantor Gubernur Sulut, Senin (19/02) diterima langsung Wakil Gubernur, Steven Kandouw. Adapun maksud kunjungan kerja tersebut bisa dibilang 'spesial' karena adanya ketertarikan Rusia terhadap daerah-daerah berpotensi sumber daya alam (SDA) di Indonesia termasuk salah satunya di Bumi Nyiur Melambai (Sulut) serta mengundang Provinsi Sulut untuk bisa berparsitipasi mengikuti Festival di Moskow nanti.

"Kunjungan hari ini (di Sulut) selain saya ingin memenuhi janji sebelum saya kembali ke Rusia saya mengunjungi Manado, Tomohon dan Bitung. Karena saya melihat peluang yang sangat besar ada di Sulut. Apalagi saat di Rusia, saya mendapatkan bahwa perdagangan antara Rusia dan Indonesia meningkat hingga 40 persen," terang Wahid sembari menambahkan bahwa ekspor Indonesia ke Rusia juga adalah produk yang unggulan seperti bahan dasar kosmetik dan rempah-rempah, dimana Sulut menjadi produsen hasil perkebunan Pala terbesar di Indonesia.

Wagun, Steven Kandouw yang mewakili Gubernur (Olly Dondokambey) menyambut baik atas niat baik Dubes Rusia untuk membantu kerja sama antara Sulut dan Rusia disejumlah sektor potensi di Sulut, yang oleh respon tersebut dirinya (Wagub) langsung memerintahkan para kepala dinas terkait untuk segera berkoordinasi dengan pihak Pemda kabupaten kota turut serta berpartisipasi dalam festival dimaksud sebagai ajang promosi potensi yang ada di Sulut.

"Jadi kita akan bawa produk-produk unggulan dari Sulut seperti Cengkih, Pala, Ikan Tuna dan lain-lain untuk dipromosikan dalam festival tersebut," ujar Kandouw.

(IsJo/tim)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 19 Februari 2018 , , , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional