Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
PratinjauPratinjau

Intensitas Hujan Meningkat, Puluhan Rumah Warga Tomsel Tergenang Air


Boltim, detiKawanua.com - Curah hujan awal tahun ini, dinilai semakin meningkat. hal ini terjadi hampir setiap hari hujan turun disertai angin, seperti di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). sehingga, dengan adanya intensitas hujan ini, berdampak pada luapan air yang menggenang. seperti air di saluran darainase sering tersumbat naik meluap hingga menggenangi rumah warga.

Seperti terjadi di desa Tombolikat selatan (Tomsel) kecamatan Tutuyan pada Rabu (13/02) sore, luapan air hujan dari drainase meninggi yang mengakibatkan puluhan rumah warga digenangi air setinggi lutut orang dewasa.
Dikatakan warga setempat saat dikonfirmasi media ini, dengan adanya genangan air (banjir-red) tersebut, mereka mengatakan bahwa sudah sejak tahun kemarin kami disini sering terendam dengan banjir seperti ini.



"Iya, tahun kemarin berapa kali. dan tahun ini sudah kedua kalinya rumah kami terkena laupan air sampai masuk kedalam rumah. Disamping intensitas hujan tinggi, juga drainase disini terkesan tidak lebar (sempit-red) pun, kedalamannya hanya sekitar 50 centimeter. sehingga jika curah hujan deras maka, bisa dipastikan air akan merembes dihalaman rumah warga setinggi lutut orang dewasa. kami harapkan dinas terkait supaya segera melakukan upaya-upaya penanganan mengenai genangan air seperti ini. lihat saja rumah kami," jelas warga Tomsel sembari menunjuk ke arah rumahnya yang ikut terendam.
Senada dituturkan warga lainnya, meraka juga ikut mengalami genangan disebabkan curah hujan. kami warga disini mengharapkan kepada pemerintah, khusuanya instansi terkait untuk bagaimana mengantisipasi atau menanggulangi air yang kerap melanda rumah kami. ini sudah sering kami rasakan kalau musim hujan. diharapkan, pihak terkait agar, drainase disini (dimuka rumah warga) dan saluran air di belakang pemukiman warga yang jaraknya sekitar sekilo supaya di perbaiki. atau dibuat saluran jalur pembuangan air. dan kedalaman saluran air atau lebar drainase diukur dengan kapasitas air jika musim hujan.


"Sudah pasti kalau musim hujan rumah kami jadi langganan banjir. jadi kami berharal agar dinas atau badan terkait, untuk mengambil langkah soal penanganan serta antisipasi agar banjir tak selalu menggenangi rumah kami warga" harap Marwan, diiyakan warga lainnya, sore tadi.

Pihak BPBD dan PU Boltim, selang beberapa waktu kemudian saat air masih mengenangi rumah warga, langsung meninjau lokasi di Tomsel dan jalur jalan Kotabunan-Paret terkait tumbangnya sejumlah pohon. rencananya dalam pergeseran anggaran tahun ini pihaknya akan memprioritaskan pembuatan jalur pembuangan air atau drainase guna penanganan bencana alam.

"Ya kita akan prioritaskan pembuatan jalur pembuangan air. jika tak ada aral melintang maka dalam pergeseran anggaran tahun ini, segera akan direalisasikan untuk penanganan bencana alam," kata pihak PU Boltim. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 14 Februari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional