Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Bukan Menyediakan 'Lokalisasi', Tamuntuan: Mencegah Lokalisasi Prostistusi Online Dengan Buat Aturan

Manado, detiKawanua.com - Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulut, Rinny Tamuntuan dalam menyikapi persoalan adanya prostitusi online sebelumnya menjadi sorotan dan perbincangan publik di Sulaweai Utara, menerangkan bahwa perlu adanya tindakan pemberantasan atau pendidikan moral baik dari segi lingkungan keluarga, pergaualan, masyarakat yang tentunya melibatkan semua stake holder terkait selain dinsos juga peran dari orang tua, pemerintah, tokoh agama/masyarakat serta pihak kepolisian.

"Seperti sebelumnya (hearing) di DPRD Sulut, karena berbicara/membahas soal prostitusi online jadi terlintas ada semacam kata 'lokalisasi'. Jadi begini kalau prostitusi online itu kan tertutup atau artinya secara sembunyi-sembunyi para pelaku (wanita tuna susila/wts) hanya melalui aplikasi, nah sekarang ini sudah ada pelarangan tentang lokalisasi ya, jadi mana mungkin saya melakukan/meyediakan atau membuatkan (tempat) lokalisasi," terang Rinny kepada wartawan, Selasa (27/02).

Selain itu juga dirinya menjelaskan, tindakan yang diambil terkait hal (tindakan prostitusi online) itu, yang sebelumnya itu ada pelarangan pemerintah oleh karenanya Rinny pada kesemoatan tersebut menganjurkan untuk dibuatkan peraturan.

"Dikarenakan masyarakat ini kan berada di kabupaten kota jadi aturan itu oleh pemerintah daerah (pemda) kabupaten kota harus ada untuk mencegah terjadinya kelanjutan prostitusi itu," ungkapnya, sembari mengatakan bahwa Pemprov atau Dinsos Sulut dalam bentuk ketegasan itu hanya melakukan koordinasi bersama dinas di kabupaten kota.

"Jadi nantinya akan ada pencegahan-pencegahan semisalnya di hotel-hotel atau koskosan yang dicurigai, tentunya dengan pemeriksaan identitas (KTP/KK) bagi tamu atau penghuni yang akan datang menginap tempat itu. Selain itu juga, kami nanti akan ada tim gabungan yang akan turun melakukan sidak (Inspeksi mendadak)," jelas Rinny.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 27 Februari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional