Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Serap Aspirasi, Sejumlah Hal Ini Jadi Perhatian Senator BAN Liow di Sulut


Manado, detiKawanua.com - Selain mempunyai wewenang dari konstitusi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk dapat mengajukan dan mengikuti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU), juga untuk tugas dan fungsi kerja sebagai perwakilan daerah yang memikul amanah rakyat untuk melakukan pengawasan UU juga menyerap dan menjembatani aspirasi masyarakat daerah ke pemerintah, melalui salah satu anggota Komite III DPD RI asal Sulawesi Utara (Sulut), Stefanus BAN Liow mengungkapkan kunjungan kerjanya dalam rangka menyerap aspirasi pada tahun 2018 ini di Sulut, mengakui mendapat banyak masukan aspirasi dari masyarakat serta insan media akan kebutuhan, keinginan daerah baik pemerintah dan masyarakat, yang selanjutnya akan dikaji untuk diteruskan kepada pihak-pihak berkompeten sebagai tindak lanjut dari aspirasi dan kepentingan daerah.

"Salah satu contoh Pariwisata yang merupakan program dari pak Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) dan Wakil Gubernur (Steven Kandouw) yang harus kita suport, tetapi sangat dibutuhkan juga sinergitas dari pemerintah kabupaten kota supaya apa yang menjadi harapan dalam pariwisata yang implikasinya sangat bermanfaat untuk percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Utara," terang Senator Stefa (sapaan akrabnya,red) kepada sejumlah wartawan (Jurnalis Independen Pemprov Sulut-JIPS) saat pertemuan di Kantor DPD Sulut, Rabu (03/01) sore tadi.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan soal tenaga pengajar honorer, guru dan dosen yang sementara dalam tahapan perjuangkan agar adanya penghapusan moratorium bagi CPNS serta adanya alokasi tenaga kesehatan, dikarenakan kebutuhan daerah.

"Rencananya kami akan ada rancangan undang-undang bagi hororer pengajar, Guru dan Dosen itu akan dihapus. Sebenarnya sudah mencukupi, namun karena tidak merata di daerah maka perlunya ada penambahan terutama didaerah terpencil dan kepulauan sehingga adil," ungkap Stefa, sembari mengatakan bahwa pihaknya di Komite III akan terus memperjuangkan karena sudah banyak mendengar adanya permasaalahan insentif tenaga honorer pengajar serta kesejahteraan guru dan dosen, yang disamping itu juga fokus di kesehatan pada perlindungan pasien dan perlindungan ketenagakerjaan di luar negeri.

Tidak hanya itu, menurut Stefa bahwa untuk daerah perbatasan DPD juga sudah menyuarakan bahwa persoalan keamanan dan pembangunan fasilitasnya jangan hanya sampai ditataran wacana saja.

"Harusnya kita bangga karena Gubernur dan Wagub bekerja keras di Sulut salah satunya diinfrastruktur. Dimana yang paling menonjol program kesejahteraan masayarakat di bidang pariwisata, dan hal ini kami katakan kepada kementerian harus diberikan apresiasi. Saya rasa ini perlu ada ketegasan kepada pemerintah kabupaten kota, kalau Gubernur tegas untuk harus ada sinergitas itu demi pembangunan di daerah masing-masing,"  pungkasnya.

Diketahui pada kesempatan itu mendampingi Senator Stefa BAN Liow pada kesempatan itu para Staf Ahli diantaranya, Maxi Egetan dan Bryan Waleleng, Jefry Molengseng, Frangklin Tamara. Turut hadir Kordinator JIPS, Rolf Lumintang, Sekertaris, Raden Suratman beserta sejumlah anggota JIPS.

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 03 Januari 2018

0 komentar for "Serap Aspirasi, Sejumlah Hal Ini Jadi Perhatian Senator BAN Liow di Sulut"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional