Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

PST : Kewajiban Daerah Harus di Tuntaskan

Talaud, detiKawanua.com - Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange dan jajaran Pemkab Kepulauan Talaud harus mencari solusi untuk membayarkan kewajiban pemerintah daerah di Bulan Januari yang berjumlah total sekira Rp.146.000.000.000.

Total kewajiban tersebut menjadi pelik dan dibicarakan bersama, mengingat SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Kas Daerah per 31 Desember 2017 tinggal Rp.12.000.000.000. 

Hal ini disampaikan Plt Bupati saat memimpin rapat kerja dengan para pejabat di lingkup pemkab kepulauan Talaud, Selasa (16/1).

"Sementara untuk membayar gaji dan tunjangan Aparatur Sipil Negara saja, kita butuh Rp.15 milyar, KPU 25 milyar, Panwas 6,8 milyar, Polres 7 milyar, Kodim 500 juta, Lanal 400 juta, Alokasi Dana Desa kurang lebih 8 milyar, Kontraktor sekira 58 milyar, sertifikasi guru triwulan empat baru dibayar 2 bulan. Setelah dijumlah total anggaran yang harus disediakan untuk membayar kewajiban pemda berjumlah 146 milyar. Mau cari dimana uang pembayaran tersebut ?," ungkap Plt Bupati yang belum lama ini menggantikan Sri Wayumi Maria Manalip atas pemberhentian sementara dari jabatan Bupati oleh Mendagri.

Bukan hanya gaji dan tunjangan ASN. Menurut Tuange, masih ada kewajiban untuk menyukseskan pilkada. Dimana sesuai NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah), ada kewajiban pemkab untuk menyerahkan dana kepada penyelenggara Pilkada baik KPU, Bawaslu dan pihak pengamanan. 

Meski begitu, Pria yang juga menjabat Wakil Bupati Defenitif ini menegaskan sudah menyiapkan langkah strategis mengatasi persoalan yang terjadi.  

"Namun semua butuh dukungan dan kerja bersama, serta ketaatan pada aturan dan mekanisme yang berlaku. Pilkada harus sukses, demikian pula kewajiban daerah harus kita tuntaskan," tegasnya. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 17 Januari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional