Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Dua Siswa SMP Asal Motoling Tewas Ditempat


Naas..2 siswa SMP asal Desa Motoling tewas di tempat kejadian

MINSEL, detikawanua.com-Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) terjadi pada siang tadi, Senin (15/1/2018), pkl. 13.00 wita di Jalan Raya Desa Picuan Baru Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan yang menyebabkan korban 2 (dua) orang remaja siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tewas seketika di tempat kejadian.

Korban diidentifikasi berinisial RL (Roland), 14 tahun; dan HT (Hendro), 14 tahun, keduanya warga Desa Motoling Mawale Kecamatan Motoling, tercatat sebagai siswa kelas 3 SMP Negeri Motoling.

Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan AKP Ferdinan Runtu, SH, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kedua korban lakalantas ini saat kejadian mengendarai sepeda motor bergerak dalam kecepatan tinggi dan menabrak sebuah mobil yang sedang mengubah arah.

“Bergerak dari arah Amurang menuju Motoling dalam kecepatan tinggi, tiba di jalan raya Desa Picuan Baru, korban melambung sebuah kendaraan sepeda motor, tanpa memperhatikan ada kendaraan roda empat di depannya yang bergerak mengubah arah hingga tabrakan pun terjadi,” terang Kasat Lantas.

Sepeda motor yang dikendarai korban akhirnya menabrak sebuah mobil jenis Toyota Super Kijang nomor polisi DB 2398 QA yang dikemudikan oleh lelaki JL (Jenly), 49 tahun warga Desa Wanga Kecamatan Motoling Timur. “Kedua korban, RL (Roland) dan HT (Hendro), terpental dari atas sepeda motor lalu jatuh di badan jalan. Luka berat dibagian kepala, dada, kaki, serta tangan menyebabkan keduanya langsung meninggal dunia di tempat kejadian,” tambah Kasat Lantas.

Unit Lalalantas Sat Lantas Polres Minahasa Selatan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan proses olah TKP serta mengevakuasi para korban. “Barang bukti sepeda motor, mobil Kijang dan pengemudinya saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan,” pungkas AKP Ferdinan Runtu.
( Vandytrisno/hpom )

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 16 Januari 2018 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional